Yogyakarta – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si melaksanakan ziarah ke makam Panglima Besar Jenderal Sudirman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Yogyakarta, Selasa (22/9/2026).
wartakodimjogja
Berita Seputar Kegiatan Kodim 0734/Kota Yogyakarta
Selasa, 22 September 2026
Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Pangsar Jenderal Sudirman
Yogyakarta – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si melaksanakan ziarah ke makam Panglima Besar Jenderal Sudirman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Yogyakarta, Selasa (22/9/2026).
Danramil 10/Wirobrajan Beserta Babinsa Takziah di Rumah Duka Keluarga Ketua DPRD Kota Yogyakarta
Yogyakarta - Danramil 10/Wirobrajan Kapten Arm Paiman beserta Babinsa Kelurahan Wirobrajan Sertu Topo melaksanakan takziah di rumah duka Bapak Aloysius Yuyun Prasetya, S.E., yang merupakan kakak kandung dari Ketua DPRD Kota Yogyakarta Bapak FX. Wisnu Sabdono Putro, S.H., M.H. Almarhum beralamat di Singosaren WB II/763, RT 05 / RW 01, Kelurahan Wirobrajan, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Selasa (22/09/2026).
Kehadiran Danramil dan Babinsa merupakan bentuk empati dan kepedulian TNI kepada warga binaan yang sedang berduka. Dalam kesempatan tersebut, Kapten Arm Paiman menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta mendoakan agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan segala amal ibadahnya diterima.
Keluarga besar yang ditinggalkan menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran serta perhatian dari Koramil 10/Wirobrajan. Kehadiran aparat kewilayahan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam setiap situasi, baik suka maupun duka.
Melalui kegiatan takziah ini, Koramil 10/Wirobrajan berharap
dapat terus mempererat tali silaturahmi dan menjaga hubungan harmonis dengan
seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh dan pejabat di wilayah Kemantren
Wirobrajan.
Babinsa Ngupasan Gelar Komsos di Pendopo Pasar Beringharjo
Yogyakarta - Babinsa Kelurahan Ngupasan, Koramil 12/Gondomanan, Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu Arif Wibowo melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Bapak Tunjung selaku Lurah Pasar Beringharjo Wetan, Senin (21/09/2026).
Kegiatan Komsos berlangsung di Pendopo Pasar Beringharjo, Jl. Pabringan, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan Komsos merupakan salah satu tugas pokok Babinsa untuk menjalin silaturahmi dan membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah binaan. Dalam pertemuan tersebut, Sertu Arif Wibowo berdialog terkait situasi keamanan, ketertiban, dan kebersihan di lingkungan Pasar Beringharjo sebagai salah satu pusat perekonomian dan ikon wisata Kota Yogyakarta.
Lurah Pasar Beringharjo Wetan, Bapak Tunjung menyambut baik kehadiran Babinsa dan mengapresiasi sinergitas yang selama ini terjalin antara pihak pasar dengan TNI.
Sertu Arif Wibowo menyampaikan bahwa komunikasi yang intensif dengan pengelola pasar sangat penting untuk deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi permasalahan di wilayah.
"Melalui Komsos ini kami ingin terus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pasar Beringharjo ini adalah jantung ekonomi Yogyakarta, sehingga stabilitas dan kenyamanan pengunjung serta pedagang harus bersama-sama kita jaga," ujar Sertu Arif Wibowo.
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan penuh keakraban. Diharapkan dengan komunikasi yang rutin, kerja sama antara Babinsa dan pengelola pasar semakin solid dalam menjaga kondusifitas wilayah Gondomanan.
Perkuat Peran Babinsa, Kodim Jogja Tingkatkan Kemampuan Apkowil Tersebar TA 2026
Yogyakarta – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan aparat kewilayahan, Kodim 0734/Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Tersebar TA 2026, bertempat di Aula Amarta Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Selasa (22/09/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta yang diwakili Kepala Staf Kodim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Roni Hermawan, dan diikuti oleh para Babinsa Koramil jajaran Kodim 0734/Kota Yogyakarta.
Dalam arahannya, Kasdim menekankan bahwa Babinsa merupakan ujung tombak satuan kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kemampuan, wawasan, dan profesionalisme Babinsa perlu terus ditingkatkan agar mampu menghadapi dinamika serta perkembangan situasi di wilayah binaannya.
“Babinsa harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik, memahami kondisi wilayah, serta mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang,” tegas Letkol Inf Roni Hermawan.
Materi kegiatan selanjutnya disampaikan oleh Danramil 01/Jetis Kapten Inf Joko Prayitno dan Danramil 09/Mantrijeron Kapten Arh Suryadi. Pembekalan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan para Babinsa dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0734/Kota Yogyakarta terus mendorong terwujudnya aparat kewilayahan yang profesional, adaptif, komunikatif, dan responsif, sehingga mampu membangun sinergi bersama masyarakat serta seluruh komponen di wilayah.
Dengan kemampuan yang terus diasah, Babinsa semakin siap hadir dan mengabdi untuk masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pangdam IV/Diponegoro Sambut Pemeriksaan BPK RI, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Rumah Negara yang Akuntabel
Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menyambut kedatangan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja Terinci atas Efektivitas Pengelolaan Rumah Negara guna Mendukung Tingkat Hunian Anggota pada UO TNI AD dan Instansi Lainnya Tahun 2023 sampai dengan Semester I Tahun 2026, di Ruang Bina Yudha Makodam IV/Diponegoro, Senin (21/9/2026).
Senin, 21 September 2026
Semarak HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Fun Run Dilanjutkan Bakti Sosial Kesehatan
Salatiga – Peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro diwarnai rangkaian kegiatan yang memadukan olahraga, kebersamaan dan kepedulian sosial. Kegiatan diawali dengan Open Tournament Cabang Olahraga Lari (Fun Run) pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial kesehatan pada siang harinya.
Pada kesempatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., membuka Open Tournament Cabang Olahraga Lari (Fun Run) Piala Panglima TNI di Makorem 073/Makutarama, Salatiga, Minggu (20/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang menegaskan komitmen TNI untuk terus berkontribusi dalam pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga nasional melalui berbagai kegiatan olahraga, termasuk Open Tournament Piala Panglima TNI.
Panglima TNI menyampaikan bahwa penyelenggaraan Fun Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga diarahkan untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan, meningkatkan prestasi serta sportivitas atlet, prajurit TNI, Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet baru yang berpotensi berprestasi di cabang olahraga lari.
Olahraga prestasi, lanjut Panglima TNI, memiliki nilai yang lebih luas karena turut membentuk karakter melalui sportivitas, semangat kejuangan, kehormatan, disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan kepercayaan terhadap kemampuan diri. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi.
Mengusung tema HUT ke-81 TNI, “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, Open Tournament Piala Panglima TNI diharapkan mampu mendorong lahirnya prajurit dan masyarakat yang sehat serta tangguh, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat berkontribusi bagi kemajuan olahraga nasional.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menjelaskan empat tujuan yang ingin dicapai melalui Open Tournament Piala Panglima TNI. Pertama, menjadi parameter keberhasilan pembinaan atlet nasional maupun internasional. Kedua, mencari dan menemukan bibit atlet potensial sebagai bagian dari kontribusi TNI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional. Ketiga, membangun kualitas atlet sekaligus membantu meningkatkan prestasi olahraga nasional. Keempat, membangun dan memelihara komunikasi antarpengurus olahraga di berbagai tingkatan sehingga tercipta hubungan yang harmonis, kekompakan, jiwa korsa dan soliditas antara TNI, Polri serta masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial kesehatan yang menghadirkan sejumlah layanan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi donor darah, sunatan massal dan pengobatan gratis.
Pelaksanaan bakti sosial menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus wujud nyata semangat pengabdian dalam memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro. Melalui kegiatan tersebut, peringatan hari ulang tahun tidak hanya menjadi momentum internal organisasi, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi kemanusiaan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara sunatan massal dan pengobatan gratis memberikan akses pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan semangat bahwa keberadaan TNI tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui olahraga dilanjutkan dengan kepedulian melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan.
Melalui peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, semangat pengabdian diharapkan semakin dekat dengan masyarakat. Olahraga menjadi sarana membangun kebersamaan, sementara bakti sosial menjadi wujud kepedulian dan pengabdian nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. (Pendam IV/Diponegoro)
Babinsa Koramil 13/Ngampilan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Bantaran Sungai Winongo
Yogyakarta – Babinsa Kelurahan Notoprajan Koramil 13/Ngampilan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu Sigit Prasetya, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan bantaran Sungai Winongo di Kampung Tejokusuman, Kelurahan Notoprajan, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa bersama masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan semangat gotong royong, Babinsa dan warga bersama-sama membersihkan sampah serta berbagai material yang berserakan di sepanjang bantaran sungai.
Pembersihan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Sampah yang menumpuk di sekitar bantaran sungai selain dapat menjadi sumber penyakit, juga berpotensi mengganggu aliran air apabila terbawa ke dalam sungai.
Sertu Sigit Prasetya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama.
“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas TNI, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian dan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi hal penting karena kebersihan sungai tidak dapat dijaga hanya melalui kegiatan sesaat. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan bantaran sungai perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kedekatan dan komunikasi antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa dan masyarakat Kelurahan Notoprajan berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan bantaran Sungai Winongo, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, nyaman, dan aman bagi masyarakat serta generasi mendatang.
Babinsa Laksanakan Sambang Warga Di Kampung Langenastran
Yogyakarta - Laksanakan sambang dan monitoring warga di kampung Panembahan Babinsa Panembahan Koramil 11/Kraton Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Serka Agus melihat kondisi lingkungan tempat tinggal warga masyarakat yang ada di tengah kampung Langenastran lor Kelurahan Panembahan Kemantren Kraton. Monitoring lingkungan untuk melihat kondisi rumah warga masyarakat yang menerima manfaat dari Baznas Kota Yogyakarta, Minggu (20/9/2026).
Serka Agus menjelaskan, pemberian bantuan rehab rumah bagi warga masyarakat yang tidak mampu sangat membantu terutama kebutuhan kontruksi bangunan yang memadai sebagai tempat tinggal yang layak huni. Salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan adalah sarana maupun prasarana yang aman dan layak untuk hunian warga masyarakat.
"Bahwa sebagian besar kondisi rumah standar rumah yang layak huni masih menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar warga masyarakat yang tinggal di tempat perkotaan dengan kondisi akses jalan yang sempit untuk faktor keamanan tempat tinggal. Bangunan yang sudah lama atau sudah tua biasanya memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi di struktur atap rumah yang mudah ambruk dan bisa menjadi rumah bagi hewan atau serangga," ungkapnya.
"Melihat kondisi demikian Babinsa diwilayah juga ikut membantu warga masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan guna mencegah terjadinya bencana lingkungan dengan melaksanakan monitoring yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas standar layak bagi warga masyarakat," pungkasnya.
Ciptakan Suasana Akrab, Babinsa Semaki Komsos Bersama Warga di Angkringan
Yogyakarta – Membangun komunikasi dengan masyarakat tidak selalu harus dilakukan dalam suasana formal. Bagi Babinsa, ruang-ruang sederhana seperti angkringan justru menjadi tempat yang efektif untuk berinteraksi dan mendengarkan berbagai informasi dari warga binaan.
Hal tersebut dilakukan Babinsa Kelurahan Semaki Koramil 07/Umbulharjo Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Serka Sarjimin, saat melaksanakan sambang wilayah dan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan di salah satu angkringan di Jalan Andong No. 1, Komplek Stadion Mandala Krida, Kelurahan Semaki, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Senin (21/9/2026).
Dalam suasana santai, Serka Sarjimin berbaur bersama warga, di antaranya Bapak Topan, Bapak Wahyu dan sejumlah warga lainnya. Sambil menikmati teh hangat dan makanan ringan, komunikasi berlangsung secara akrab tanpa sekat antara Babinsa dan masyarakat.
Suasana informal tersebut membuat interaksi menjadi lebih cair. Warga dapat menyampaikan berbagai informasi, keluhan maupun aspirasi terkait kondisi lingkungan secara lebih terbuka. Pembahasan pun tidak hanya mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga perkembangan situasi di wilayah serta kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.
Serka Sarjimin mengatakan, angkringan merupakan salah satu tempat yang cukup efektif untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat karena suasananya santai dan akrab.
“Dengan suasana yang santai seperti ini, komunikasi dengan warga menjadi lebih terbuka. Kita bisa mendengar langsung apa yang menjadi perhatian masyarakat, termasuk perkembangan situasi keamanan dan kondisi lingkungan di wilayah binaan,” ungkapnya.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari tugas Babinsa. Dengan komunikasi yang terjalin secara rutin, Babinsa dapat mengetahui perkembangan situasi di wilayah sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Sarjimin juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, memelihara kerukunan serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Jelang TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, Kodim Jogja Gelar Doa Bersama di Gedongtengen
Yogyakarta – Menjelang pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026, Kodim 0734/Kota Yogyakarta menggelar selamatan dan doa bersama di Pendopo Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 orang, melibatkan unsur TNI, pemerintah wilayah, Polri, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan sekaligus bentuk silaturahmi dan koordinasi lintas sektor sebelum pelaksanaan TMMD.
Dandim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.IP., M.H.I., menyampaikan bahwa pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 direncanakan pada 6 Oktober 2026. Untuk itu, sinergi antara TNI, pemerintah wilayah dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran program.
“TNI tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan dan dukungan dari pemerintah wilayah serta elemen masyarakat. Kehadiran kami di sini adalah untuk kulo nuwun, meminta restu agar selama pelaksanaan TMMD dapat terjalin hubungan yang harmonis dan baik,” ujar Dandim.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi landasan utama dalam pelaksanaan TMMD. Oleh karena itu, koordinasi dengan jajaran Kemantren, Kelurahan dan masyarakat perlu terus diperkuat sejak tahap persiapan hingga seluruh sasaran kegiatan selesai dilaksanakan.
Sementara itu, Mantri Pamong Praja Gedongtengen, Pargiat, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD Sengkuyung di wilayah Gedongtengen. Pemerintah Kemantren Gedongtengen siap mendukung dan bersinergi bersama Kodim serta seluruh unsur terkait agar program tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026, salah satu sasaran yang direncanakan adalah renovasi sekitar 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hunian dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang menjadi sasaran.
Selain membahas persiapan TMMD, Dandim juga menyampaikan bahwa Kodim 0734/Kota Yogyakarta saat ini memiliki kendaraan operasional Pemadam Kebakaran (Damkar). Kendaraan tersebut diharapkan dapat mendukung respons terhadap kondisi kedaruratan kebakaran di wilayah Kota Yogyakarta.
Kegiatan selamatan dan doa bersama ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Dandim 0734/Kota Yogyakarta, ramah tamah dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0734/Kota Yogyakarta terus memperkuat semangat “Sengkuyung”, yaitu membangun kebersamaan dan gotong royong bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta.
Minggu, 20 September 2026
Babinsa Koramil 14/Gedongtengen Melaksanakan Komsos dengan Porter Stasiun
Yogyakarta – Guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 14/Gedongtengen Kodim 0734/Kota Yogyakarta Sertu Asep dw melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) brsama para porter Stasiun Tugu Yogyakarta Jln. Margo Utomo No.01 Yogyakarta, Minggu (20/09/2026).
Komsos dilakukan di area Stasiun Tugu Yogyakarta dengan suasana penuh keakraban. Babinsa menyapa para porter yang sedang menunggu penumpang, sekaligus memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan stasiun.
“Porter adalah salah satu komponen masyarakat yang sehari-hari bersinggungan langsung dengan banyak orang. Kami ajak untuk ikut menjaga situasi stasiun tetap aman, tertib, dan ramah bagi penumpang,” ucap Sertu Asep dwi.
"Dalam kegiatan tersebut Babinsa juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap barang bawaan penumpang, serta segera melapor ke Babinsa atau petugas keamanan jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar stasiun," ungkapnya.
"Melalui Komsos ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Babinsa dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pekerja di sektor transportasi. Dengan begitu, stabilitas wilayah Koramil 14/Gedongtengen dapat terus terjaga," pungkasnya.
Babinsa Purbayan Hadiri Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa di Asrama Putri Yayasan Bumi Damai
Yogyakarta – Babinsa Kelurahan Purbayan Koramil 08/Kotagede Kodim 0734/Kota Yogyakarta Serka Wandi menghadiri acara Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa yang bertempat di Asrama Putri Yayasan Bumi Damai, Kampung Purbayan, Kemantren Kotagede, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB sampai dengan 22.30 WIB dan dipimpin oleh Pimpinan Yayasan, Nur Ali Suwandhi.
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolsek Kotagede, Mantri Pamong Praja Kotagede (diwakili), Kepala KUA Kotagede, Babinsa Purbayan, Ketua RW 14 Purbayan, Ketua RT 58 Purbayan, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Warga RW 14 Purbayan, Santriwan dan santriwati Yayasan Bumi Damai.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan ini merupakan wujud sinergitas TNI dengan Polri, pemerintah, tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan berlangsung khidmat, aman dan lancar.
Babinsa Tegalpanggung Laksanakan Komsos Dengan Warga, Pererat Silaturohmi Di Wilayah Binaan
Yogyakarta - Guna mempererat tali silaturahmi dan menunjang tugas pokok dalam pembinaan Teritorial, Babinsa Koramil 04/Danurejan Sertu Aris widada melaksanakan kegiatan sambang dan Komsos dengan warga kampung Tukangan, Kel Tegal Panggung, Kemantren Danurejan, Minggu (20/09/2026).
Sambang dan Komsos merupakan kegiatan rutinitas yang di lakukan oleh babinsa sebagai Aparat Teritorial di wilayah binaan, yang tujuan utamanya adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dengan warga binaan. sekaligus sebagai ruang untuk saling tukar informasi apabila ada permasalahan di wilayah binaan.
Dalam kesempatan ini Babinsa sertu Aris w mengajak warga untuk selalu menjaga kerukunan antar warga, menjaga kebersihan dan kerapian, peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar.
Dengan melaksanakan Komsos dengan warga binaan, Babinsa secara langsung dapat berinteraksi dengan warganya, sekaligus sebagai ruang untuk saling tukar informasi.sehingga tercipta kemanunggalan dan hubungan yang erat antara TNI dengan Rakyat.
Kodim Jogja Dukung Bakti Sosial Kesehatan dalam Semarak HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0734/Kota Yogyakarta turut mendukung pelaksanaan Bakti Sosial Kesehatan yang digelar RS Tk. III dr. Soetarto Yogyakarta, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di RS Tk. III dr. Soetarto, Jalan Juadi No. 19, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Sekitar 200 peserta turut mengikuti kegiatan yang melibatkan unsur TNI, Persit, pelajar, serta masyarakat umum. Dukungan Kodim 0734/Kota Yogyakarta dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi satuan kewilayahan TNI dalam mendukung pelaksanaan program Bakti Kesehatan sekaligus memperkuat komunikasi sosial dengan masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta. Kasdim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Roni Hermawan turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat Korem 072/Pamungkas dan unsur TNI lainnya. Di antaranya Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., para Kasi Korem 072/Pamungkas, Dandenkesyah 04.04.02 Yogyakarta Letkol Ckm dr. Anton Tri Prasetyo, Sp.OG., serta Karumkit Tk. III dr. Soetarto Letkol Ckm (K) dr. Wulan Widyastuti, M.M.R.S. Dalam Bakti Sosial Kesehatan tersebut, masyarakat mendapatkan sejumlah pelayanan kesehatan, meliputi pengobatan umum, donor darah, dan khitanan massal. Kehadiran masyarakat dari berbagai unsur menunjukkan adanya partisipasi dan kepedulian bersama dalam mendukung kegiatan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT TNI. Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan di RS Tk. III dr. Soetarto merupakan bagian dari rangkaian Bakti Kesehatan TNI yang dilaksanakan secara nasional mulai 22 Agustus hingga 5 Oktober 2026. Berdasarkan laporan Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., MARS., CFrA., hingga pelaksanaan saat ini, rangkaian Bakti Kesehatan TNI telah mencatat berbagai capaian. Pengobatan umum telah menjangkau 41.745 peserta dari target 81.000 orang, pengobatan gigi mencapai 4.342 peserta dari target 810 orang, sedangkan khitanan massal telah melayani 1.533 peserta dari target 810 orang. Selain itu, operasi katarak telah diberikan kepada 955 pasien dan operasi bibir sumbing kepada 108 pasien. Program donor darah juga telah diikuti 30.008 orang dari target 81.000 peserta dan masih terus dilaksanakan di berbagai wilayah hingga 5 Oktober 2026. Rangkaian Bakti Kesehatan TNI juga mencakup program Bantuan Hidup Dasar (BHD), pemeriksaan psikotes, serta edukasi mengenai kesehatan fisik dan mental. Pelaksanaan BHD secara tersebar telah diikuti 76.596 peserta dan melampaui rekor MURI sebelumnya sebanyak 31.000 peserta.
Kodam IV/Diponegoro Torehkan Prestasi pada LKJ TMMD ke-129, Dansatgas Raih Juara II dan Wartawan Juara I
Semarang – Kodam IV/Diponegoro kembali menorehkan prestasi dalam Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026. Dua penghargaan berhasil diraih melalui kategori Dansatgas LKJ dan wartawan media cetak dalam ajang jurnalistik yang diselenggarakan dalam rangka publikasi pelaksanaan TMMD secara nasional.
Prestasi tersebut diraih oleh Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., selaku Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, Korem 074/Warastratama, Kodam IV/Diponegoro, yang berhasil meraih Juara II kategori Dansatgas LKJ. Capaian tersebut menempatkan Kodam IV/Diponegoro di antara tiga satuan terbaik pada kategori tersebut.
Sementara itu, Aris Himawan wartawan binaan Kodim 0708/Purworejo, Korem 072/Pamungkas berhasil meraih Juara I kategori Wartawan Media Cetak. Prestasi tersebut menjadi capaian tersendiri bagi insan media yang turut mengangkat berbagai sisi pelaksanaan program TMMD melalui karya jurnalistik.
Pencapaian tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan TMMD ke-129 yang menghadirkan berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah. Melalui karya jurnalistik, proses pelaksanaan program tidak hanya terdokumentasikan, tetapi juga disampaikan kepada publik melalui informasi yang faktual, informatif dan memiliki nilai kemanusiaan.
Bagi Dansatgas, keberhasilan dalam LKJ menjadi gambaran bahwa pelaksanaan tugas di lapangan dapat diterjemahkan ke dalam karya jurnalistik yang mampu mengomunikasikan proses, hasil dan manfaat program TMMD kepada masyarakat.
Sementara bagi wartawan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja jurnalistik dalam mengangkat berbagai aktivitas TMMD di tengah masyarakat.
LKJ TMMD ke-129 sendiri merupakan bagian dari program yang telah ditetapkan untuk mendorong publikasi kegiatan TMMD melalui berbagai platform media. Dalam pelaksanaannya, lomba tersebut mencakup kategori Dansatgas LKJ, wartawan media elektronik, wartawan media cetak, wartawan media online serta media sosial.
Penghargaan bagi para pemenang LKJ TMMD ke-129 Tahun 2026 diserahkan oleh Aster Kasad pada rangkaian Rakornis TMMD ke-130 Tahun 2026 di Aula A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta Pusat Kamis (17/9/2026).
Bagi Kodam IV/Diponegoro, capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi satuan dalam mendukung publikasi kegiatan TMMD sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, media dan masyarakat. Karya jurnalistik yang lahir dari pelaksanaan TMMD diharapkan mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya menggambarkan kegiatan, tetapi juga memperlihatkan manfaat program bagi masyarakat di wilayah.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi jajaran Kodam IV/Diponegoro untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik dan dokumentasi kegiatan melalui karya jurnalistik yang faktual, humanis dan memiliki nilai informasi bagi masyarakat. (Pendam IV/Diponegoro).
Pangdam IV/Diponegoro Tutup Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 di Yogyakarta
Yogyakarta – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., secara resmi menutup Open Tournament Cabang Olahraga Panjat Tebing Piala Panglima TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan prajurit TNI-Polri yang telah berpartisipasi serta kepada para peserta yang berhasil meraih juara dalam Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI Tahun 2026.
Panglima TNI juga menyampaikan penghargaan kepada para atlet dan official yang belum berhasil meraih prestasi pada pertandingan kali ini. Hasil pertandingan diharapkan tidak menjadi akhir perjalanan, melainkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih keras dan terarah dalam menghadapi kompetisi berikutnya.
“Tak ada jalan lunak dalam meraih prestasi, dan tak ada jalan mudah meraih harapan,” demikian pesan Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro.
Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet maupun prajurit. Setiap hasil pertandingan dapat menjadi gambaran terhadap kemampuan yang telah dicapai sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan. Konsistensi latihan menjadi salah satu kunci dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan kompetisi di masa mendatang.
Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa penyelenggaraan Open Tournament Piala Panglima TNI memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut menjadi sarana membangun dan memelihara komunikasi antara pengurus olahraga di berbagai tingkatan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat.
Interaksi yang terbangun melalui kompetisi diharapkan mampu menciptakan hubungan yang harmonis dan kompak serta memupuk jiwa korsa. Kehadiran atlet, pembina, pengurus olahraga, prajurit TNI, Polri dan unsur masyarakat dalam satu ajang menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan melalui olahraga.
Panglima TNI turut menyampaikan terima kasih kepada Ketua KONI Daerah dan seluruh pembina cabang olahraga atas partisipasi dalam mengikutsertakan atlet maupun timnya pada Open Tournament Cabang Olahraga Panjat Tebing Piala Panglima TNI Tahun 2026.
Apresiasi juga diberikan kepada Pangdam IV/Diponegoro dan Danrem 072/Pamungkas selaku koordinator penyelenggara, panitia serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.
Penutupan turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan olahraga dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Selain menjadi wadah kompetisi dan pembinaan prestasi, kegiatan diharapkan terus menjadi ruang untuk membangun semangat sportivitas, kebersamaan dan komunikasi antara TNI, Polri, insan olahraga serta masyarakat.
Seluruh peserta diharapkan terus menjaga motivasi untuk berlatih, meningkatkan kemampuan dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk berkembang serta meraih prestasi yang lebih baik pada masa mendatang. (Pendam IV/Diponegoro).
Sabtu, 19 September 2026
Sambut Hari Jadi Kota Jogja, Babinsa Purwokinanti Bersama Warga Bersihkan Kali Code
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Yogyakarta ke-270, Babinsa Kelurahan Purwokinanti Koramil 05/Pakualaman bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan sampah dan rumput-rumput di sekitar Sungai Code, wilayah Purwokinanti, Kemantren Pakualaman, Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya kawasan sekitar aliran Sungai Code. Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama-sama membersihkan sampah serta rumput liar yang berada di sekitar bantaran sungai.
Hadir dalam kegiatan tersebut MPP Kemantren Pakualaman, Lurah Purwokinanti, Tata Pemerintah Setda Kota Yogyakarta, BPBD Kota Yogyakarta, Kesra Kota Yogyakarta, staf Kemantren Pakualaman, staf Kelurahan Purwokinanti dan Gunungketur, Tuanggono Kelurahan Purwokinanti dan Gunungketur, KTB Kemantren Pakualaman, Linmas Purwokinanti, perwakilan hotel, serta masyarakat Purwokinanti.
Kegiatan kerja bakti berlangsung secara gotong royong dan penuh kebersamaan. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Code.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 05/Pakualaman turut mendorong semangat gotong royong serta sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.
Babinsa Pendampingan kegiatan posyandu di wilayah Binaan
Yogyakarta - Babinsa Kelurahan Notoprajan Koramil 13/Ngampilan, Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu Sigit Prasetya turut menghadiri kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di Kampung Serangan, kelurahan Notoprajan, Kemantren ngampilan, Kota Yogyakarta, Jum'at (18/9/2026).
Kehadiran
Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelayanan
kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di wilayah binaan.
Kegiatan
tersebut dihadiri oleh Babinsa pendamping Sertu Sigit Prasetya bersama Bapak
Dokter Bangun dari Puskesmas Ngampilan. Sinergi antara aparat teritorial dan
tenaga kesehatan terlihat nyata dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada
masyarakat kampung.
Dalam
kegiatan Posyandu, warga mendapatkan berbagai layanan kesehatan seperti
pemeriksaan ibu hamil, penimbangan balita, pemberian vitamin, serta pemantauan
tumbuh kembang anak. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat
yang hadir sejak pagi hari.
Sertu Sigit
Prasetya menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di Posyandu merupakan bagian dari
pendampingan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Menurutnya, kesehatan
ibu dan anak menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan generasi yang
sehat dan kuat.
Dokter Bangun
juga mengajak masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan Posyandu sebagai
sarana pemeriksaan kesehatan berkala. la menegaskan bahwa upaya pencegahan dan
pemantauan kesehatan sejak dini sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan
Posyandu di Kampung Serangan diharapkan semakin meningkatkan kesadaran warga
akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Kehadiran Babinsa bersama tenaga
medis menjadi bukti nyata sinergi TNI dan instansi kesehatan dalam mendukung
kesejahteraan masyarakat.
Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Terus Perkuat Sinergi Dengan Masyarakat
Yogyakarta - Babinsa Mantrijeron Serma Sumaryadi bersama Bhabinkamtibmas Mantrijeron Aiptu Teguh Santoso sambang warga sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri di Pos Kamling di Cakruk RW 12/13 Jalan Suripto, Mantrijeron, Yogyakarta. Jumat (18/09/2026).
Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai aparat kewilayahan memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui kegiatan sambang, monitoring wilayah, kunjungan Pos Kamling, serta komunikasi sosial, berbagai perkembangan situasi di wilayah dapat diketahui secara dini.
Kegiatan kunjungan malam Pos Kamling juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Kedekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian warga dalam menjaga lingkungan
Selain menjaga keamanan, kegiatan Pos Kamling juga dapat menjadi ruang interaksi sosial masyarakat. Warga dapat saling bertukar informasi, mempererat silaturahmi, serta membangun rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan tempat tinggal.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan terbangun koordinasi yang semakin baik dalam menghadapi berbagai persoalan kewilayahan. Permasalahan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi dan perhatian bersama sehingga langkah-langkah penyelesaian dapat dilakukan secara tepat sesuai dengan kondisi di lapangan.
Bertemu Dan Berbincang Dengan Warga Kadipaten Babinsa Upayakan Sinergi Bersama
Yogyakarta - Bertemu dan berbincang dengan warga masyarakat di kampung Kadipaten Kraton Babinsa Kadipaten Koramil 11/Kraton, Kodim 0734/Kota Yogyakarta. Serma Sulistiyono upayakan sinergi dengan berbagai komponen masyarakat untuk menjaga kondusifitas wilayah. Kedekatan dengan warga kampung kadipaten memiliki makna penting bagi terciptanya komunikasi antar masyarakat dan juga aparatur wilayah sebagai sarana menjaga Kemanunggalan TNI dengan warga masyarakat, Jumat (18/9/2026).
Serma Sulistiyono menuturkan sebagai aparatur kewilayahan memiliki tanggung jawab dalam menjaga kondisi dilingkungan warga masyarakat dengan seluruh Komponen yang ada yang dapat dicapai dengan bersinergi bersama. Selaras dengan kondisi warga masyarakat yang majemuk harus bisa beradaptasi dengan lingkungan dengan mengedepankan sikap yang humanis.
Sebagai Babinsa yang berada di lingkungan kampung wisata yang sedang tumbuh diharapkan dapat menjaga keamanan warga masyarakatnya dan sehingga dapat membentuk situasi lingkungan warga kampung yang lebih nyaman. Dengan kedekatan bersama warga masyarakat juga dapat mencegah terjadinya gesekan yang bisa terjadi antar kelompok yang dapat merugikan warga masyarakat.
“Metode komsos oleh aparatur wilayah adalah dalam rangka
melaksanakan monitoring situasi yang terjadi dilingkungan masyarakat dengan
segala kendala yang dihadapi dan terjadi dapat diselesaikan dengan baik," pungkasnya.
Sinergi Tanpa Batas, Forkopimtren Dan Anggota Koramil 07/Umbulharjo Bahu-Membahu Bersama Warga Tata Lingkungan
Yogyakarta - Jajaran Forkopimtren Umbulharjo bersama Intansi terkait melaksanakan kerja bakti massal yang diwarnai semangat gotong royong yang kental. Kegiatan ini difokuskan pada penataan kebersihan lingkungan wilayah Gayam RW. 8 Semaki Kulon Umbulharjo Yogyakarta.
Kegiatan Kerja bakti ini bertujuan menciptakan suasana lingkungan yang sehat, aman, dan rapi. Tampak puluhan warga bersama Forkompimtren, personil Polsek Uh, Koramil 07/Uh dan warga sudah berkumpul dipimpin langsung Mantri Pamong Praja Kemantren Umbulharjo Bapak Drs. Ananto Wibowo, M.I.P. memulai kegiatan tersebut, Jumat (18/9/2026).
Terlihat kompak menyisir jalanan desa bersama warga untuk membersihkan rumput liar, sampah, saluran air dan merapikan ranting pohon yang mengganggu pemandangan, kehadiran TNI di tengah-tengah warga ini tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga membakar motivasi warga untuk lebih peduli terhadap kerapian lingkungan tempat tinggal mereka.
Kerja bakti ini berhasil menyulap wajah lingkungan menjadi jauh lebih bersih, tertata, dan sedap dipandang mata, lebih dari sekadar kebersihan fisik, kegiatan ini juga di harapkan dapat memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat serta memperkuat koordinasi antara pimpinan wilayah dengan masyarakat.
Jumat, 18 September 2026
Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Pamen Berprestasi dalam Lomba Menembak dan Renmil
Semarang – Kemampuan, ketelitian dan ketahanan fisik para Perwira Menengah (Pamen) Kodam IV/Diponegoro mendapat apresiasi. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang Lomba Menembak Pistol dan Renang Militer (Renmil) dalam apel olahraga di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro, Jumat (18/9/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian para peserta sekaligus bagian dari pembinaan prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan keprajuritan. Lomba menembak menguji ketepatan, konsistensi dan ketenangan, sementara Renmil menuntut kekuatan fisik, daya tahan serta kemampuan menyelesaikan tantangan dalam batas waktu yang ditentukan.
Pada kategori Menembak Pistol kelompok Kolonel posisi pertama diraih Kolonel Inf Mahmud, Asops Kasdam IV/Diponegoro, dengan nilai 90, disusul Kolonel Ckm Yugi Irianto, Kakesdam IV/Diponegoro, dengan nilai 88, dan Kolonel Arm Edi Susanto, Asrendam IV/Diponegoro, dengan nilai 85.
Untuk kategori Letkol–Mayor, posisi pertama ditempati Letkol Inf Adiyanta, Pabandyagar Srendam IV/Diponegoro, dan Letkol Inf Dyan Niti Sukma, Dandim 0731/Klp, yang sama-sama memperoleh nilai 86,01. Posisi berikutnya diraih Letkol Czi Soelapa, Pabandya Faskon Slogdam IV/Diponegoro, dengan nilai 83.
Pada cabang Renang Militer kategori Kolonel catatan waktu terbaik diraih Kolonel Mar Dodik Eko Siswanto, LO TNI AL Kodam IV/Diponegoro, dengan waktu 58 detik. Posisi kedua ditempati Kolonel Arm Edi Susanto, Asrendam IV/Diponegoro, dengan waktu 1 menit 3 detik, sedangkan posisi ketiga diraih Kolonel Inf Gede Setiawan, Aster Kasdam IV/Diponegoro, dengan waktu 1 menit 6 detik.
Sementara itu, pada kategori Letkol–Mayor, catatan waktu terbaik diraih Letkol Inf Dyan Niti Sukma, Dandim 0731/Klp, dengan waktu 50 detik. Posisi kedua ditempati Mayor Inf Husain Samaun, Kasipostur Jasdam IV/Diponegoro, dengan waktu 1 menit, dan posisi ketiga diraih Letkol Inf Didik Lipur Pangestu, Pabandyabinkar Spersdam IV/Diponegoro, dengan waktu 1 menit 2 detik.
Bagi Kodam IV/Diponegoro, perlombaan tersebut bukan semata-mata menjadi ajang kompetisi antarpersonel. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan yang mendorong setiap prajurit untuk menjaga kemampuan fisik sekaligus keterampilan dasar keprajuritan melalui latihan yang terukur dan berkelanjutan.
Penyerahan penghargaan oleh Pangdam menjadi momentum untuk memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan hasil perlombaan sebagai bahan evaluasi dan dorongan meningkatkan kemampuan. Prestasi yang diraih diharapkan tidak berhenti pada podium, tetapi berlanjut menjadi budaya latihan dalam kehidupan keprajuritan sehari-hari.
Dengan kemampuan menembak yang terlatih, kondisi fisik yang prima dan semangat sportivitas, para Pamen Kodam IV/Diponegoro diharapkan semakin siap menghadapi tuntutan tugas. Kesiapan tersebut dibangun melalui disiplin, latihan konsisten dan kemauan untuk terus meningkatkan kemampuan. (Pendam IV/Diponegoro)
UN Medal Tandai Kiprah Prajurit Kodam IV/Diponegoro Dalam Misi PBB
Bangui, Republik Afrika Tengah – Dedikasi prajurit TNI dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendapat apresiasi melalui Medal Parade Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA bersama Satgas Indo FPU 7 MINUSCA di Garuda Camp, Bangui, Republik Afrika Tengah, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penghargaan atas dedikasi, disiplin dan profesionalisme personel Indonesia dalam menjalankan mandat United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA). Dalam kesempatan itu, para personel menerima UN Medal sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian selama melaksanakan tugas misi perdamaian PBB.
Medal Parade dipimpin Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB sekaligus Head of MINUSCA Ms. Valentine Rugwabiza, Force Commander MINUSCA Lt Gen Humphrey Nyone, serta Deputy Force Commander MINUSCA Mayjen TNI Maychel Asmi, P.S.C., S.E., M.Han., bersama sejumlah pejabat dan undangan MINUSCA.
Bagi Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, penghargaan tersebut tidak sekadar seremoni. Di balik UN Medal terdapat rangkaian pengabdian prajurit yang bekerja jauh dari tanah air, menjalankan tugas dengan disiplin dan tanggung jawab, sekaligus membawa nama baik TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di lingkungan misi internasional.
Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA dengan Main Body dari Yonzipur 4/TK di bawah Kodam IV/Diponegoro yang bermarkas di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Penugasan yang dipimipin oleh Komandan Satgas Letkol Czi Septian Hermawan Saputra, S.I.P., M.Sc., M.Han. tersebut menjadi bagian dari pengabdian prajurit Yonzipur 4/TK dalam menjalankan tugas internasional sekaligus menunjukkan kapasitas prajurit Zeni Indonesia di tengah lingkungan multinasional.
Nilai-nilai yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Jawa Tengah turut menjadi bekal dalam penugasan. Semangat gotong royong, guyub rukun, tepa selira, disiplin dan kerja keras diterapkan dalam membangun soliditas internal maupun kerja sama dengan personel dari berbagai negara yang tergabung dalam MINUSCA.
Jauh dari keluarga dan tanah air, para prajurit dituntut mampu bekerja sebagai satu tim, menghormati perbedaan serta mengutamakan kepentingan tugas. Setiap pekerjaan yang diselesaikan menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendukung mandat perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.
Tidak berhenti pada kemampuan profesional, keberadaan Kontingen Garuda juga menjadi sarana memperkenalkan Indonesia melalui diplomasi budaya. Rangkaian Medal Parade dimeriahkan penampilan pencak silat serta beragam kesenian Nusantara dari Sumatra, Betawi, Jawa, Bali hingga Papua.
Kehadiran budaya Jawa menjadi bagian penting dalam penampilan prajurit Main Body Yonzipur 4/TK. Nilai gotong royong, guyub rukun dan tepa selira ditampilkan sebagai bagian dari identitas sekaligus jembatan interaksi dengan personel dari berbagai negara. Suasana semakin meriah ketika personel Indonesia bersama-sama mengikuti tarian Yerusalema dan Tabola Bale, yang menjadi ruang persahabatan dan kebersamaan lintas negara.
Bagi prajurit Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, UN Medal menjadi simbol penghargaan atas pengabdian sekaligus kebanggaan bagi keluarga dan satuan di tanah air. Dukungan keluarga, doa orang tua, istri dan anak menjadi kekuatan moral yang menyertai setiap langkah prajurit selama menjalankan tugas di daerah misi.
Bagi Yonzipur 4/TK sebagai Main Body, capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab satuan untuk menjaga kepercayaan negara. Kepemimpinan Letkol Czi Septian Hermawan Saputra bersama seluruh personel menjadi bagian dalam menjaga soliditas, profesionalisme dan kehormatan satuan selama menjalankan misi perdamaian.
Pengabdian tersebut menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya membawa kemampuan dan profesionalisme ketika menjalankan tugas di luar negeri, tetapi juga membawa identitas bangsa. Setiap tugas, pekerjaan dan interaksi menjadi bagian dari wajah Indonesia dalam pergaulan internasional
Dari Banyubiru, Kabupaten Semarang, prajurit Yonzipur 4/TK membawa semangat pengabdian menuju tanah Afrika. Dari Jawa Tengah untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk perdamaian dunia.
Melalui Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, Yonzipur 4/TK terus menunjukkan komitmennya memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara dan perdamaian dunia. (Pendam IV/Diponegoro)
Sinergitas TNI-Polri, Babinsa Ngupasan dan Polsek Gondomanan Gelar Patroli Malam di Kawasan Gedung Agung Yogyakarta
Yogyakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memastikan situasi wilayah tetap kondusif, Babinsa Kelurahan Ngupasan Koramil 12/Gondomanan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Serma Kuntoro, melaksanakan patroli dan sambang wilayah bersama personel Polsek Gondomanan, Kamis (17/09/2026) malam.
Patroli gabungan yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik di kawasan strategis, khususnya seputaran depan Istana Kepresidenan Gedung Agung, Jalan Margo Mulyo, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama TNI-Polri dalam memantau perkembangan situasi kamtibmas sekaligus mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan. Patroli juga diarahkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari, terutama di kawasan objek vital dan pusat aktivitas masyarakat.
Serma Kuntoro menyampaikan bahwa patroli bersama tersebut menjadi salah satu bentuk sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan wilayah binaan.
“Patroli dan sambang bersama ini rutin kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga wilayah binaan. Bersama rekan-rekan dari Polsek Gondomanan, kami terus memantau situasi di sekitar Gedung Agung dan Jalan Margo Mulyo agar tetap aman, tertib dan kondusif,” ujar Serma Kuntoro.
Selain melaksanakan pemantauan, personel gabungan juga berdialog dengan warga dan petugas yang berada di lokasi. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk turut peduli terhadap keamanan lingkungan.
Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Patroli gabungan TNI-Polri tersebut berlangsung dengan aman dan lancar sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan situasi Kota Yogyakarta yang aman, tertib dan kondusif.
Kodim Jogja Gelar Program “Jogja Clink”, Bersihkan Kawasan Jl. Poncowinatan
Yogyakarta – Kodim 0734/Kota Yogyakarta kembali melaksanakan Program Unggulan “Jogja Clink” sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan perkotaan. Kegiatan kali ini dipusatkan di halaman Klenteng Poncowinatan, Jl. Poncowinatan No. 12–18, Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur, baik TNI, Polri, Pemerintah Kota Yogyakarta, instansi terkait, komunitas, pedagang, maupun masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., Pasi Ter Kodim 0734/Kota Yogyakarta Mayor Inf Dhedyk Hartono, Danramil 01/Jetis Kapten Inf Joko Prayitno, Pjs. Mantri Pamong Praja Kemantren Jetis Bambang, S.I.P., Kepala Puskesmas Jetis dr. Ani Mufida, Lurah Pasar Ngranggan Suparjono, unsur DLH dan Bapeda Kota Yogyakarta, anggota Kemantren Jetis, Polsek Jetis, KTB Cokrodiningratan, Linmas, pedagang Pasar Luberan Ngranggan, serta masyarakat Cokrodiningratan.
Dalam sambutannya, Dandim 0734/Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono menyampaikan bahwa Program “Jogja Clink” bukan sekadar kegiatan kebersihan rutin, tetapi merupakan aksi nyata kepedulian lingkungan sekaligus bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Gerakan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus sinergi erat bersama Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memastikan wilayah kita tetap bersih, sehat, indah, dan nyaman,” ujar Dandim.
Menurutnya, kebersihan kawasan perkotaan merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai kota tujuan wisata budaya, kondisi lingkungan Yogyakarta menjadi salah satu bagian yang turut mencerminkan kenyamanan dan keramahan masyarakat.
Pemilihan kawasan Jl. Poncowinatan sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Kawasan tersebut merupakan ruang publik yang bersinggungan dengan aktivitas masyarakat dan keberadaan tempat ibadah, sehingga kebersihan serta kenyamanannya perlu dijaga secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat toleransi dan gotong royong.
“Menjaga kebersihan ruang publik dan situs religi adalah tanggung jawab kita bersama. Kebersihan kota tidak akan bisa terwujud secara berkelanjutan jika hanya mengandalkan petugas. Peran aktif warga masyarakat adalah kunci utamanya,” tegasnya.
Usai sambutan, peserta mendapat pembagian tugas dari Danramil 01/Jetis. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan di sepanjang Jl. Poncowinatan, meliputi pemangkasan dan pembersihan rumput liar, pengumpulan sampah organik dan anorganik, serta penataan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Pjs. Mantri Pamong Praja Kemantren Jetis Bambang, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Program “Jogja Clink” di wilayah Kemantren Jetis.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kondusivitas wilayah.
“Gerakan Jogja Clink bukan sekadar aksi seremonial atau kerja bakti satu hari. Kegiatan ini harus dimaknai sebagai momentum bersama untuk membangun kesadaran kolektif dan menumbuhkan budaya hidup bersih serta peduli lingkungan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Bambang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, Kampung Tangguh Bencana (KTB), hingga komunitas lokal untuk terus menghidupkan semangat gotong royong.
“Khususnya kawasan Pasar Ngranggan dan sepanjang Jl. Poncowinatan, kebersihan perlu terus dijaga karena lingkungan yang bersih akan memberikan dampak langsung terhadap kesehatan warga serta kenyamanan aktivitas masyarakat dan pedagang,” pungkasnya.
.jpeg)






.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)








