Sabtu, 19 September 2026

Sinergi Tanpa Batas, Forkopimtren Dan Anggota Koramil 07/Umbulharjo Bahu-Membahu Bersama Warga Tata Lingkungan


Yogyakarta - Jajaran Forkopimtren Umbulharjo bersama Intansi terkait melaksanakan kerja bakti massal yang diwarnai semangat gotong royong yang kental. Kegiatan ini difokuskan pada penataan kebersihan lingkungan wilayah Gayam RW. 8 Semaki Kulon Umbulharjo Yogyakarta.

Kegiatan Kerja bakti ini bertujuan menciptakan suasana lingkungan yang sehat, aman, dan rapi. Tampak puluhan warga bersama Forkompimtren, personil Polsek Uh, Koramil 07/Uh dan warga sudah berkumpul dipimpin langsung Mantri Pamong Praja Kemantren Umbulharjo Bapak Drs. Ananto Wibowo, M.I.P. memulai kegiatan tersebut, Jumat (18/9/2026).

Terlihat kompak menyisir jalanan desa bersama warga untuk membersihkan rumput liar, sampah, saluran air dan merapikan ranting pohon yang mengganggu pemandangan, kehadiran TNI di tengah-tengah warga ini tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga membakar motivasi warga untuk lebih peduli terhadap kerapian lingkungan tempat tinggal mereka.

Kerja bakti ini berhasil menyulap wajah lingkungan menjadi jauh lebih bersih, tertata, dan sedap dipandang mata, lebih dari sekadar kebersihan fisik, kegiatan ini juga di harapkan dapat memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat serta memperkuat koordinasi antara pimpinan wilayah dengan masyarakat.

 

Jumat, 18 September 2026

Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Pamen Berprestasi dalam Lomba Menembak dan Renmil


Semarang – Kemampuan, ketelitian dan ketahanan fisik para Perwira Menengah (Pamen) Kodam IV/Diponegoro mendapat apresiasi. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang Lomba Menembak Pistol dan Renang Militer (Renmil) dalam apel olahraga di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro, Jumat (18/9/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian para peserta sekaligus bagian dari pembinaan prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan keprajuritan. Lomba menembak menguji ketepatan, konsistensi dan ketenangan, sementara Renmil menuntut kekuatan fisik, daya tahan serta kemampuan menyelesaikan tantangan dalam batas waktu yang ditentukan.

Pada kategori Menembak Pistol kelompok Kolonel posisi pertama diraih Kolonel Inf Mahmud, Asops Kasdam IV/Diponegoro, dengan nilai 90, disusul Kolonel Ckm Yugi Irianto, Kakesdam IV/Diponegoro, dengan nilai 88, dan Kolonel Arm Edi Susanto, Asrendam IV/Diponegoro, dengan nilai 85. 

Untuk kategori Letkol–Mayor, posisi pertama ditempati Letkol Inf Adiyanta, Pabandyagar Srendam IV/Diponegoro, dan Letkol Inf Dyan Niti Sukma, Dandim 0731/Klp, yang sama-sama memperoleh nilai 86,01. Posisi berikutnya diraih Letkol Czi Soelapa, Pabandya Faskon Slogdam IV/Diponegoro, dengan nilai 83. 

Pada cabang Renang Militer kategori Kolonel catatan waktu terbaik diraih Kolonel Mar Dodik Eko Siswanto, LO TNI AL Kodam IV/Diponegoro, dengan waktu 58 detik. Posisi kedua ditempati Kolonel Arm Edi Susanto, Asrendam IV/Diponegoro, dengan waktu 1 menit 3 detik, sedangkan posisi ketiga diraih Kolonel Inf Gede Setiawan, Aster Kasdam IV/Diponegoro, dengan waktu 1 menit 6 detik.

Sementara itu, pada kategori Letkol–Mayor, catatan waktu terbaik diraih Letkol Inf Dyan Niti Sukma, Dandim 0731/Klp, dengan waktu 50 detik. Posisi kedua ditempati Mayor Inf Husain Samaun, Kasipostur Jasdam IV/Diponegoro, dengan waktu 1 menit, dan posisi ketiga diraih Letkol Inf Didik Lipur Pangestu, Pabandyabinkar Spersdam IV/Diponegoro, dengan waktu 1 menit 2 detik.

Bagi Kodam IV/Diponegoro, perlombaan tersebut bukan semata-mata menjadi ajang kompetisi antarpersonel. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan yang mendorong setiap prajurit untuk menjaga kemampuan fisik sekaligus keterampilan dasar keprajuritan melalui latihan yang terukur dan berkelanjutan.

Penyerahan penghargaan oleh Pangdam menjadi momentum untuk memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan hasil perlombaan sebagai bahan evaluasi dan dorongan meningkatkan kemampuan. Prestasi yang diraih diharapkan tidak berhenti pada podium, tetapi berlanjut menjadi budaya latihan dalam kehidupan keprajuritan sehari-hari.

Dengan kemampuan menembak yang terlatih, kondisi fisik yang prima dan semangat sportivitas, para Pamen Kodam IV/Diponegoro diharapkan semakin siap menghadapi tuntutan tugas. Kesiapan tersebut dibangun melalui disiplin, latihan konsisten dan kemauan untuk terus meningkatkan kemampuan. (Pendam IV/Diponegoro)

UN Medal Tandai Kiprah Prajurit Kodam IV/Diponegoro Dalam Misi PBB


Bangui, Republik Afrika Tengah – Dedikasi prajurit TNI dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendapat apresiasi melalui Medal Parade Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA bersama Satgas Indo FPU 7 MINUSCA di Garuda Camp, Bangui, Republik Afrika Tengah, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penghargaan atas dedikasi, disiplin dan profesionalisme personel Indonesia dalam menjalankan mandat United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA). Dalam kesempatan itu, para personel menerima UN Medal sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian selama melaksanakan tugas misi perdamaian PBB.

Medal Parade dipimpin Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB sekaligus Head of MINUSCA Ms. Valentine Rugwabiza, Force Commander MINUSCA Lt Gen Humphrey Nyone, serta Deputy Force Commander MINUSCA Mayjen TNI Maychel Asmi, P.S.C., S.E., M.Han., bersama sejumlah pejabat dan undangan MINUSCA.

Bagi Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, penghargaan tersebut tidak sekadar seremoni. Di balik UN Medal terdapat rangkaian pengabdian prajurit yang bekerja jauh dari tanah air, menjalankan tugas dengan disiplin dan tanggung jawab, sekaligus membawa nama baik TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di lingkungan misi internasional.

Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA dengan Main Body dari Yonzipur 4/TK di bawah Kodam IV/Diponegoro yang bermarkas di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Penugasan yang dipimipin oleh Komandan Satgas Letkol Czi Septian Hermawan Saputra, S.I.P., M.Sc., M.Han. tersebut menjadi bagian dari pengabdian prajurit Yonzipur 4/TK dalam menjalankan tugas internasional sekaligus menunjukkan kapasitas prajurit Zeni Indonesia di tengah lingkungan multinasional.

Nilai-nilai yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Jawa Tengah turut menjadi bekal dalam penugasan. Semangat gotong royong, guyub rukun, tepa selira, disiplin dan kerja keras diterapkan dalam membangun soliditas internal maupun kerja sama dengan personel dari berbagai negara yang tergabung dalam MINUSCA.

Jauh dari keluarga dan tanah air, para prajurit dituntut mampu bekerja sebagai satu tim, menghormati perbedaan serta mengutamakan kepentingan tugas. Setiap pekerjaan yang diselesaikan menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendukung mandat perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.

Tidak berhenti pada kemampuan profesional, keberadaan Kontingen Garuda juga menjadi sarana memperkenalkan Indonesia melalui diplomasi budaya. Rangkaian Medal Parade dimeriahkan penampilan pencak silat serta beragam kesenian Nusantara dari Sumatra, Betawi, Jawa, Bali hingga Papua.

Kehadiran budaya Jawa menjadi bagian penting dalam penampilan prajurit Main Body Yonzipur 4/TK. Nilai gotong royong, guyub rukun dan tepa selira ditampilkan sebagai bagian dari identitas sekaligus jembatan interaksi dengan personel dari berbagai negara. Suasana semakin meriah ketika personel Indonesia bersama-sama mengikuti tarian Yerusalema dan Tabola Bale, yang menjadi ruang persahabatan dan kebersamaan lintas negara.

Bagi prajurit Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, UN Medal menjadi simbol penghargaan atas pengabdian sekaligus kebanggaan bagi keluarga dan satuan di tanah air. Dukungan keluarga, doa orang tua, istri dan anak menjadi kekuatan moral yang menyertai setiap langkah prajurit selama menjalankan tugas di daerah misi.

Bagi Yonzipur 4/TK sebagai Main Body, capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab satuan untuk menjaga kepercayaan negara. Kepemimpinan Letkol Czi Septian Hermawan Saputra bersama seluruh personel menjadi bagian dalam menjaga soliditas, profesionalisme dan kehormatan satuan selama menjalankan misi perdamaian.

Pengabdian tersebut menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya membawa kemampuan dan profesionalisme ketika menjalankan tugas di luar negeri, tetapi juga membawa identitas bangsa. Setiap tugas, pekerjaan dan interaksi menjadi bagian dari wajah Indonesia dalam pergaulan internasional

Dari Banyubiru, Kabupaten Semarang, prajurit Yonzipur 4/TK membawa semangat pengabdian menuju tanah Afrika. Dari Jawa Tengah untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk perdamaian dunia.

Melalui Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, Yonzipur 4/TK terus menunjukkan komitmennya memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara dan perdamaian dunia. (Pendam IV/Diponegoro)

Sinergitas TNI-Polri, Babinsa Ngupasan dan Polsek Gondomanan Gelar Patroli Malam di Kawasan Gedung Agung Yogyakarta

 

‎Yogyakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memastikan situasi wilayah tetap kondusif, Babinsa Kelurahan Ngupasan Koramil 12/Gondomanan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Serma Kuntoro, melaksanakan patroli dan sambang wilayah bersama personel Polsek Gondomanan, Kamis (17/09/2026) malam.

‎Patroli gabungan yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik di kawasan strategis, khususnya seputaran depan Istana Kepresidenan Gedung Agung, Jalan Margo Mulyo, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta.

‎Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama TNI-Polri dalam memantau perkembangan situasi kamtibmas sekaligus mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan. Patroli juga diarahkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari, terutama di kawasan objek vital dan pusat aktivitas masyarakat.

‎Serma Kuntoro menyampaikan bahwa patroli bersama tersebut menjadi salah satu bentuk sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan wilayah binaan.

‎“Patroli dan sambang bersama ini rutin kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga wilayah binaan. Bersama rekan-rekan dari Polsek Gondomanan, kami terus memantau situasi di sekitar Gedung Agung dan Jalan Margo Mulyo agar tetap aman, tertib dan kondusif,” ujar Serma Kuntoro.

‎Selain melaksanakan pemantauan, personel gabungan juga berdialog dengan warga dan petugas yang berada di lokasi. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk turut peduli terhadap keamanan lingkungan.

‎Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

‎Patroli gabungan TNI-Polri tersebut berlangsung dengan aman dan lancar sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan situasi Kota Yogyakarta yang aman, tertib dan kondusif.

Kodim Jogja Gelar Program “Jogja Clink”, Bersihkan Kawasan Jl. Poncowinatan

 

‎Yogyakarta – Kodim 0734/Kota Yogyakarta kembali melaksanakan Program Unggulan “Jogja Clink” sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan perkotaan. Kegiatan kali ini dipusatkan di halaman Klenteng Poncowinatan, Jl. Poncowinatan No. 12–18, Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, Jumat (18/9/2026).

‎Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur, baik TNI, Polri, Pemerintah Kota Yogyakarta, instansi terkait, komunitas, pedagang, maupun masyarakat.

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., Pasi Ter Kodim 0734/Kota Yogyakarta Mayor Inf Dhedyk Hartono, Danramil 01/Jetis Kapten Inf Joko Prayitno, Pjs. Mantri Pamong Praja Kemantren Jetis Bambang, S.I.P., Kepala Puskesmas Jetis dr. Ani Mufida, Lurah Pasar Ngranggan Suparjono, unsur DLH dan Bapeda Kota Yogyakarta, anggota Kemantren Jetis, Polsek Jetis, KTB Cokrodiningratan, Linmas, pedagang Pasar Luberan Ngranggan, serta masyarakat Cokrodiningratan.

‎Dalam sambutannya, Dandim 0734/Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono menyampaikan bahwa Program “Jogja Clink” bukan sekadar kegiatan kebersihan rutin, tetapi merupakan aksi nyata kepedulian lingkungan sekaligus bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

‎“Gerakan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus sinergi erat bersama Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memastikan wilayah kita tetap bersih, sehat, indah, dan nyaman,” ujar Dandim.

‎Menurutnya, kebersihan kawasan perkotaan merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai kota tujuan wisata budaya, kondisi lingkungan Yogyakarta menjadi salah satu bagian yang turut mencerminkan kenyamanan dan keramahan masyarakat.

‎Pemilihan kawasan Jl. Poncowinatan sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Kawasan tersebut merupakan ruang publik yang bersinggungan dengan aktivitas masyarakat dan keberadaan tempat ibadah, sehingga kebersihan serta kenyamanannya perlu dijaga secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat toleransi dan gotong royong.

‎“Menjaga kebersihan ruang publik dan situs religi adalah tanggung jawab kita bersama. Kebersihan kota tidak akan bisa terwujud secara berkelanjutan jika hanya mengandalkan petugas. Peran aktif warga masyarakat adalah kunci utamanya,” tegasnya.

‎Usai sambutan, peserta mendapat pembagian tugas dari Danramil 01/Jetis. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan di sepanjang Jl. Poncowinatan, meliputi pemangkasan dan pembersihan rumput liar, pengumpulan sampah organik dan anorganik, serta penataan lingkungan sekitar.

‎Sementara itu, Pjs. Mantri Pamong Praja Kemantren Jetis Bambang, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Program “Jogja Clink” di wilayah Kemantren Jetis.

‎Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kondusivitas wilayah.

‎“Gerakan Jogja Clink bukan sekadar aksi seremonial atau kerja bakti satu hari. Kegiatan ini harus dimaknai sebagai momentum bersama untuk membangun kesadaran kolektif dan menumbuhkan budaya hidup bersih serta peduli lingkungan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

‎Bambang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, Kampung Tangguh Bencana (KTB), hingga komunitas lokal untuk terus menghidupkan semangat gotong royong.

‎“Khususnya kawasan Pasar Ngranggan dan sepanjang Jl. Poncowinatan, kebersihan perlu terus dijaga karena lingkungan yang bersih akan memberikan dampak langsung terhadap kesehatan warga serta kenyamanan aktivitas masyarakat dan pedagang,” pungkasnya.

UN Medal Tandai Kiprah Prajurit Kodam IV/Diponegoro Dalam Misi PBB

 

Bangui, Republik Afrika Tengah – Dedikasi prajurit TNI dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendapat apresiasi melalui Medal Parade Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA bersama Satgas Indo FPU 7 MINUSCA di Garuda Camp, Bangui, Republik Afrika Tengah, Rabu (16/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum penghargaan atas dedikasi, disiplin dan profesionalisme personel Indonesia dalam menjalankan mandat United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA). Dalam kesempatan itu, para personel menerima UN Medal sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian selama melaksanakan tugas misi perdamaian PBB.


Medal Parade dipimpin Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB sekaligus Head of MINUSCA Ms. Valentine Rugwabiza, Force Commander MINUSCA Lt Gen Humphrey Nyone, serta Deputy Force Commander MINUSCA Mayjen TNI Maychel Asmi, P.S.C., S.E., M.Han., bersama sejumlah pejabat dan undangan MINUSCA.


Bagi Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, penghargaan tersebut tidak sekadar seremoni. Di balik UN Medal terdapat rangkaian pengabdian prajurit yang bekerja jauh dari tanah air, menjalankan tugas dengan disiplin dan tanggung jawab, sekaligus membawa nama baik TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di lingkungan misi internasional.


Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA dengan Main Body dari Yonzipur 4/TK di bawah Kodam IV/Diponegoro yang bermarkas di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Penugasan yang dipimipin oleh Komandan Satgas Letkol Czi Septian Hermawan Saputra, S.I.P., M.Sc., M.Han. tersebut menjadi bagian dari pengabdian prajurit Yonzipur 4/TK dalam menjalankan tugas internasional sekaligus menunjukkan kapasitas prajurit Zeni Indonesia di tengah lingkungan multinasional.


Nilai-nilai yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Jawa Tengah turut menjadi bekal dalam penugasan. Semangat gotong royong, guyub rukun, tepa selira, disiplin dan kerja keras diterapkan dalam membangun soliditas internal maupun kerja sama dengan personel dari berbagai negara yang tergabung dalam MINUSCA.


Jauh dari keluarga dan tanah air, para prajurit dituntut mampu bekerja sebagai satu tim, menghormati perbedaan serta mengutamakan kepentingan tugas. Setiap pekerjaan yang diselesaikan menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendukung mandat perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.


Tidak berhenti pada kemampuan profesional, keberadaan Kontingen Garuda juga menjadi sarana memperkenalkan Indonesia melalui diplomasi budaya. Rangkaian Medal Parade dimeriahkan penampilan pencak silat serta beragam kesenian Nusantara dari Sumatra, Betawi, Jawa, Bali hingga Papua.


Kehadiran budaya Jawa menjadi bagian penting dalam penampilan prajurit Main Body Yonzipur 4/TK. Nilai gotong royong, guyub rukun dan tepa selira ditampilkan sebagai bagian dari identitas sekaligus jembatan interaksi dengan personel dari berbagai negara. Suasana semakin meriah ketika personel Indonesia bersama-sama mengikuti tarian Yerusalema dan Tabola Bale, yang menjadi ruang persahabatan dan kebersamaan lintas negara.


Bagi prajurit Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, UN Medal menjadi simbol penghargaan atas pengabdian sekaligus kebanggaan bagi keluarga dan satuan di tanah air. Dukungan keluarga, doa orang tua, istri dan anak menjadi kekuatan moral yang menyertai setiap langkah prajurit selama menjalankan tugas di daerah misi.


Bagi Yonzipur 4/TK sebagai Main Body, capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab satuan untuk menjaga kepercayaan negara. Kepemimpinan Letkol Czi Septian Hermawan Saputra bersama seluruh personel menjadi bagian dalam menjaga soliditas, profesionalisme dan kehormatan satuan selama menjalankan misi perdamaian.


Pengabdian tersebut menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya membawa kemampuan dan profesionalisme ketika menjalankan tugas di luar negeri, tetapi juga membawa identitas bangsa. Setiap tugas, pekerjaan dan interaksi menjadi bagian dari wajah Indonesia dalam pergaulan internasional

Dari Banyubiru, Kabupaten Semarang, prajurit Yonzipur 4/TK membawa semangat pengabdian menuju tanah Afrika. Dari Jawa Tengah untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk perdamaian dunia.


Melalui Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, Yonzipur 4/TK terus menunjukkan komitmennya memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara dan perdamaian dunia. (Pendam IV/Diponegoro)

Kamis, 17 September 2026

Personel Koramil 11/Kraton Dampingi Surveior Puskesmas dalam Pengendalian Vektor Penyakit

Yogyakarta – Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular, khususnya penyakit yang ditularkan melalui vektor seperti nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria, personel Koramil 11/Kraton Kodim 0734/Kota Yogyakarta melaksanakan pendampingan surveior dari Puskesmas Kraton di wilayah Kemantren Kraton, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Wadanramil 11/Kraton Lettu Cke Slamet bersama Babinsa Kelurahan Kadipaten Serma Hendriyanto. Pendampingan dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta mencegah berkembangnya tempat perkembangbiakan nyamuk.

Surveior Puskesmas Kraton, Asep, menyampaikan bahwa kondisi saluran air dan sanitasi lingkungan perlu mendapat perhatian. Saluran air yang tidak terawat, tersumbat sampah maupun mengalami genangan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya berbagai serangga, termasuk nyamuk yang dapat menjadi vektor penyakit.

“Saluran air yang tidak terawat dan terdapat genangan maupun sampah dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk serta berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan,” jelas Asep.

Selain berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, genangan air dan saluran pembuangan yang tersumbat juga dapat menimbulkan bau tidak sedap serta mengganggu kenyamanan lingkungan. Oleh karena itu, masyarakat maupun pengelola fasilitas di lingkungan Koramil diimbau untuk secara rutin menjaga kebersihan dan memastikan saluran pembuangan air dapat berfungsi dengan baik.

Menurutnya, upaya menjaga kebersihan lingkungan perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk memastikan sarana sanitasi dan saluran air dalam kondisi layak serta tidak menjadi tempat penumpukan sampah maupun genangan.

“Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air berjalan lancar, kita dapat mengurangi potensi munculnya berbagai sumber penyakit, terutama yang ditularkan melalui nyamuk,” pungkasnya.

Sementara itu, personel Koramil 11/Kraton turut mendukung langkah-langkah pencegahan tersebut dengan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Sinergi antara TNI dan Puskesmas diharapkan dapat memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan terbebas dari potensi berkembangnya penyakit menular.

Babinsa Semaki Sambangi Juru Parkir, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Yogyakarta – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Semaki Koramil 07/Umbulharjo Kodim 0734/Kota Yogyakarta Sertu Arifin melaksanakan kegiatan sambang wilayah bersama juru parkir, Bapak Wahyu dan Bapak Narto, di kawasan Pintu Timur Stadion Mandala Krida, Jalan Gondosuli No. 6, Kelurahan Semaki, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan sambang merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga juga menjadi bagian dari upaya memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan.

Kawasan Stadion Mandala Krida menjadi salah satu lokasi yang cukup ramai, terutama saat terdapat kegiatan olahraga maupun aktivitas masyarakat lainnya. Kondisi tersebut menjadikan keberadaan juru parkir turut berperan dalam membantu menjaga ketertiban dan kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Melalui komunikasi langsung dengan juru parkir, Babinsa dapat memperoleh berbagai informasi mengenai situasi dan perkembangan yang terjadi di lingkungan sekitar. Hubungan yang baik antara aparat kewilayahan dengan masyarakat diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta mempercepat langkah antisipasi apabila ditemukan adanya permasalahan di wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Arifin mengimbau kepada Bapak Wahyu dan Bapak Narto untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan sekitar tempat beraktivitas. Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyaring berbagai informasi yang beredar.

“Apabila mengetahui adanya perkembangan situasi atau hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera koordinasikan dengan Babinsa maupun aparat terkait, sehingga dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” pesan Sertu Arifin.

Kegiatan sambang tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Melalui komunikasi dan koordinasi yang terus terjalin, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, bersih, dan kondusif di wilayah Kelurahan Semaki.

Babinsa Gunungketur Dampingi Operasi Penggeledahan Rutan Kelas IIA Yogyakarta dalam Upaya Penghapusan Halinar

 

Yogyakarta – Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang aman, tertib dan kondusif, Babinsa Kelurahan Gunungketur Koramil 05/Pakualaman Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu Kirpan dan Sertu Sumaryono, turut melaksanakan operasi dan penggeledahan bersama Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut mengusung tema Penghapusan Halinar, yakni Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba. Operasi dilaksanakan di lingkungan Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Kemantren Pakualaman, sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan terhadap keberadaan barang terlarang maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan operasi penggeledahan yang dipimpin oleh Kepala Rutan Kelas IIA Yogyakarta. Dalam apel tersebut dilakukan pengecekan personel serta pembagian tugas kepada seluruh unsur yang terlibat.

Selanjutnya, petugas melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan pada blok hunian serta warga binaan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan ketertiban, kewaspadaan dan prosedur yang berlaku.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kakanwil DIY, Kepala Rutan Kelas IIA Yogyakarta, personel Babinsa Koramil 05/Pakualaman, perwakilan Polsek Pakualaman, perwakilan Brimob Baciro, BNN, serta staf dan pegawai Rutan Kelas IIA Yogyakarta.

Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas TNI bersama aparat terkait dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah binaan. Sinergi lintas instansi diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya di lingkungan Rutan Kelas IIA Yogyakarta.

Seluruh rangkaian kegiatan operasi dan penggeledahan berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama seluruh personel yang terlibat.

Babinsa Notoprajan Jalin Silaturahmi dan Perkuat Kedekatan dengan Warga Binaan

Yogyakarta – Dalam rangka mempererat hubungan dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Notoprajan Koramil 13/Ngampilan Kodim 0734/Kota Yogyakarta Sertu Sigit melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Kampung Gendingan, Kelurahan Notoprajan, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan Komsos tersebut dilaksanakan sebagai salah satu sarana Babinsa untuk mengenal masyarakat di wilayah binaannya secara lebih dekat. Melalui komunikasi secara langsung dan suasana yang santai, Babinsa dapat membangun hubungan yang akrab sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dengan warga.

Sertu Sigit menyampaikan bahwa Komsos merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa dalam membina wilayah. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperoleh informasi sekaligus mengetahui perkembangan situasi yang terjadi di lingkungan masyarakat.

“Kegiatan Komsos ini sudah menjadi bagian dari tugas Babinsa. Selain untuk mencari informasi mengenai perkembangan wilayah, Komsos juga menjadi sarana untuk bersilaturahmi dan membangun kedekatan dengan warga, sehingga tercipta kebersamaan,” jelas Sertu Sigit.

Menurutnya, kedekatan antara Babinsa dengan masyarakat sangat diperlukan dalam mendukung pelaksanaan pembinaan teritorial. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, berbagai informasi dan permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diketahui secara lebih dini.

“Kami berbincang santai dengan warga Kampung Gendingan untuk menjalin hubungan yang lebih dekat. Babinsa harus bisa berbaur dan hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan aktif hadir dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, Babinsa diharapkan dapat terus membangun hubungan kekeluargaan yang harmonis serta menciptakan suasana wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari semangat bahwa TNI berasal dari rakyat, berbuat dan mengabdi untuk rakyat.

Rabu, 16 September 2026

Piket Koramil 10/Wirobrajan Sambang Wilayah RW 12 Malam Hari, Jalin Komsos Dengan Warga

Yogyakarta - Piket Koramil 10/Wirobrajan Serda Supri Subekti melaksanakan kegiatan sambang wilayah ketanggungan di RW 12 pada malam hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan agar tetap kondusif. Selasa (15/09/2026).

Dalam kegiatan sambangnya, Serda Supri Subekti menyempatkan diri berbincang-bincang dengan Bapak Riyan, warga setempat. Obrolan santai tersebut membahas tentang kondisi keamanan lingkungan, kegiatan ronda malam, serta peran aktif warga dalam menjaga ketertiban di wilayahnya.

Serda Supri Subekti menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dan piket di malam hari bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dengan rakyat. Ia juga mengimbau agar warga tetap waspada dan saling peduli terhadap lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan sambang malam dan komunikasi sosial secara rutin, diharapkan sinergitas antara Koramil 10/Wirobrajan dengan masyarakat semakin kuat. Hal ini merupakan komitmen Koramil dalam mendukung terciptanya wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Babinsa Brontokusuman Hadiri Koordinasi Gapoktan Budidaya Jamur Tiram

  

Yogyakarta – Babinsa Kelurahan Brontokusuman Koramil 06/MG Serda Juni Kurniawan menghadiri undangan koordinasi kelompok Gapoktan Kemantren Mergangsan terkait budidaya jamur tiram bertempat di Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Selasa, (15/9/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Lurah Brontokusuman dan dihadiri oleh MPP Kemantren Mergangsan, Ketua Paguyuban Jamur (Kajamur) Kemantren Mergangsan, Danramil 06/MG, Kapolsek Mergangsan, Lurah Wirogunan, Lurah Keparakan, Lurah Brontokusuman, PPL Wilayah Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, serta Ketua Gapoktan Wirogunan, Keparakan dan Brontokusuman.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan dari Lurah Brontokusuman, pemaparan materi dari narasumber, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan doa penutup. Dalam pertemuan tersebut dibahas pengembangan budidaya jamur tiram sebagai salah satu upaya peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi warga.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Diharapkan melalui koordinasi ini, kelompok tani di wilayah Mergangsan semakin solid dan mampu mengembangkan budidaya jamur tiram sebagai produk unggulan yang bernilai ekonomi.

Babinsa Rejowinangun Monitoring Dan Dampingi Program MBG

Yogyakarta – Babinsa Kelurahan Rejowinangun Koramil 08/Kotagede Kodim 0734/Kota Yogyakarta Serma Suryadi melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan dilaksanakan di SDN Kotagede 1 dan SDN Gedongkuning, Kemantren Kotagede, Rabu (16/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memastikan pendistribusian MBG berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Selain itu Babinsa juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan makanan diterima dalam kondisi baik dan layak untuk dikonsumsi oleh siswa.

Program MBG merupakan program pemerintah untuk mendukung peningkatan gizi dan kesehatan anak sekolah serta membantu mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.

Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif.

Peduli Anak Sekolah, Babinsa Koramil 02/Tegalrejo Bantu Menyeberang Jalan‎‎

‎Yogyakarta – Babinsa Koramil 02/Tegalrejo mengimplementasikan program unggulan Kodim 0734/Kota Yogyakarta “Jape Methe” dengan membantu menyeberangkan siswa-siswi SD Negeri Karangrejo Jl. Jatimulyo Kel. kricak Kem. Tegalrejo, Rabu (16/09/2026).‎

‎Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap keselamatan anak sekolah serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, Babinsa Koramil 02/Tegalrejo Kodim 0734/Kota Yogyakarta membantu menyeberangkan siswa-siswi SD Negeri Karangrejo yang sekolahnya berada tepat di pinggir Jalan Jatimulyo. Jalan ini termasuk padat, lalu lintas tinggi. 

‎‎Serda Subchan Priyo salah satu Babinsa Koramil 02/Tegalrejo yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, kepadatan lalu lintas di Jalan Jatimulyo ini berdampak langsung pada keamanan, kenyamanan, dan keselamatan anak sekolah, sebagai Babinsa kami membantu menyeberangkan mereka menuju gerbang sekolah, mereka juga masih di bawah umur yang butuh pengawasan dan kepedulian dari kita semua. 

‎‎"Kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan perhatian Koramil 02/Tegalrejo kepada keselamatan warga khususnya siswa-siswi sekolah dasar, sehingga para orang tua tidak perlu khawatir dengan keselamatan anak-anaknya saat menyeberang jalan," harapnya. 

Babinsa Prawirodirjan Patroli Malam dan Komsos dengan Pelaku UMKM Angkringan Modern Pelataran Senopati

Yogyakarta - Dalam rangka menjaga keamanan wilayah dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Kelurahan Prawirodirjan Koramil 12/Gondomanan, Serka Kristanto melaksanakan kegiatan Patroli dan Komunikasi Sosial (Komsos) pada Selasa malam, 15 September 2026 pukul 21.00 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyambangi salah satu pelaku usaha di wilayah binaan, yakni Bapak Andy selaku operasional usaha kuliner Angkringan Modern yang berlokasi di Jalan Panembahan Senopati No. 4-6, dengan tempat yang strategis karena dekat dengan titik nol dan Jalan Malioboro dimana letaknya di Kampung Yudonegaran, Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Angkringan tersebut diketahui mengusung konsep tempat nongkrong modern dengan lahan yang luas, Menghadirkan hiburan berupa live music dan pertunjukan tari tradisional setiap hari ,namun tetap mempertahankan ciri khas angkringan sebagai kuliner tradisional Yogyakarta yang menjadi salah satu pusat keramaian warga di malam hari.

Dalam komsosnya, Serka Kristanto menyampaikan himbauan kamtibmas agar pengelola usaha turut menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan lingkungan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan warga sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap geliat UMKM di wilayah.

"Melalui patroli dan komsos rutin, kami ingin memastikan wilayah binaan tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berkembang. UMKM kuat, ekonomi warga kuat," ujar Serka Kristanto.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan penuh keakraban. Diharapkan dengan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, hubungan silaturahmi semakin erat dan situasi wilayah Gondomanan tetap kondusif.

Selasa, 15 September 2026

Babinsa Giwangan Bersama Bhabinkamtibmas Sambangi Warga, Perkuat Kamtibmas di Wilayah Binaan

 

Yogyakarta – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Kelurahan Giwangan Koramil 07/Umbulharjo Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Kopka Asep Supadi bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Basyori melaksanakan sambang wilayah dan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga binaan di RT 18/RW 06, Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).


Kegiatan sambang dan Komsos tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi rumah Ibu Rusmi serta berinteraksi langsung dengan sejumlah warga. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui komunikasi secara langsung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat mendengarkan berbagai aspirasi, keluhan maupun harapan yang disampaikan masyarakat.


Kopka Asep Supadi menyampaikan bahwa Komsos merupakan salah satu sarana untuk membangun kedekatan dan kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin secara rutin, berbagai perkembangan situasi di wilayah dapat diketahui sejak dini.


“Melalui sambang seperti ini, kita bisa bertemu langsung dengan warga, berbincang santai sekaligus mendengarkan apa yang menjadi perhatian dan kebutuhan masyarakat. Hubungan yang baik dengan warga juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah,” ujar Kopka Asep.


Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Warga diimbau untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera berkoordinasi dengan aparat kewilayahan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.


Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas TNI-Polri dalam membangun komunikasi dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Diharapkan pesan-pesan Kamtibmas yang disampaikan dapat diteruskan kepada warga lainnya sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif.


Dengan terus hadir di tengah masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas berkomitmen menjaga kedekatan serta membangun kebersamaan bersama seluruh lapisan masyarakat di wilayah binaan.

Babinsa Koramil 13/Ngampilan Patroli dan Sambangi Warga Jaga Kondusivitas Wilayah

Yogyakarta Kota – Dalam rangka menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah binaan, Babinsa Koramil 13/Ngampilan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu Sigit, melaksanakan patroli wilayah yang dilanjutkan dengan kegiatan sambang dan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di kawasan Jl. Karel Sasuit Tubun (Aipda II KS Tubun) NG/I No. 504, Sanggrahan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Senin (14/9/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Babinsa dalam memantau perkembangan situasi dan kondisi wilayah sekaligus menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Melalui patroli dan sambang, Babinsa dapat mengetahui berbagai perkembangan maupun potensi permasalahan yang ada di lingkungan binaan.


Sertu Sigit menyampaikan bahwa patroli wilayah merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


“Patroli ini kami lakukan untuk memantau situasi wilayah sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang baik, berbagai perkembangan maupun permasalahan di wilayah dapat diketahui sejak dini,” ungkapnya.


Selain menjaga keamanan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat. Babinsa mengajak warga untuk senantiasa menjaga komunikasi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman dan tenteram.


Menurut Sertu Sigit, pemantauan wilayah melalui patroli dan Komsos bersama masyarakat akan terus dilakukan secara rutin. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Kami selaku Babinsa tidak pernah bosan mengingatkan warga agar selalu menjaga komunikasi dengan kami. Dengan komunikasi yang baik, hubungan emosional dan kemanunggalan TNI dengan rakyat akan semakin solid dan erat,” tambahnya.


Dengan dilaksanakannya patroli dan sambang secara rutin, Babinsa Koramil 13/Ngampilan berharap kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah binaan senantiasa terpelihara, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman dan tenang.

Babinsa Gunungketur Dampingi Kunjungan Puskomlekad di Museum Pangsar Jenderal Sudirman

Yogyakarta – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan kunjungan pejabat TNI Angkatan Darat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Gunungketur Koramil 05/Pakualaman Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu Kirpan, melaksanakan pendampingan kunjungan Pusat Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat (Puskomlekad) di Museum Pangsar Jenderal Sudirman, Jalan Bintaran Wetan No. 3, Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).


Kunjungan tersebut dipimpin oleh Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., bersama 17 orang pengikut. Rombongan diterima oleh Kolonel CAJ Rahman Akbar, selaku Kabalak Museum Yogyakarta, didampingi Mayor CAJ Sunarto, selaku Kepala Museum Pangsar Jenderal Sudirman Yogyakarta.


Dalam kegiatan tersebut, Sertu Kirpan melaksanakan pendampingan sekaligus membantu memastikan seluruh rangkaian kunjungan berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Kehadiran Babinsa merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan wilayah, khususnya dalam membangun komunikasi serta koordinasi dengan berbagai unsur dan pihak yang berada di wilayah binaannya.


Selain mendukung aspek keamanan dan ketertiban, kegiatan pendampingan tersebut juga menjadi sarana bagi Babinsa untuk menjalin hubungan yang baik dengan pengelola museum maupun unsur TNI yang melaksanakan kegiatan di wilayah Kelurahan Gunungketur.


Museum Pangsar Jenderal Sudirman sendiri merupakan salah satu tempat bersejarah yang memiliki nilai penting dalam mengenang perjuangan dan pengabdian Jenderal Sudirman kepada bangsa dan negara. Keberadaan museum tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat dan generasi muda.


Pendampingan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Babinsa di tengah masyarakat maupun dalam setiap kegiatan yang berlangsung di wilayah binaan, sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif dan harmonis.

Babinsa Gedongkiwo Pererat Sinergi dengan Warga Melalui Komsos

 

Yogyakarta – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergi dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Gedongkiwo Koramil 09/Mantrijeron Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu S. Tejosuseno, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Kampung Gedongkiwo, RT 51 RW 10, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).


Kegiatan Komsos tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas kewilayahan Babinsa untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Melalui komunikasi dan interaksi secara langsung, Babinsa dapat mempererat tali silaturahmi, membangun kedekatan emosional, sekaligus mengetahui kondisi dan perkembangan situasi di wilayah binaannya.


Dalam kesempatan tersebut, Sertu S. Tejosuseno berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan aspirasi, keluhan, maupun berbagai hal yang berkembang di lingkungan masyarakat. Selain itu, Babinsa juga memberikan sejumlah imbauan yang bersifat membina demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif.


Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam Komsos tersebut antara lain pentingnya menjaga kerukunan antarwarga agar suasana lingkungan tetap aman, damai dan harmonis. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam serta segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Selain keamanan, Babinsa mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Warga diingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan, menjaga saluran air agar tidak tersumbat serta melakukan upaya pencegahan terhadap perkembangbiakan nyamuk yang dapat menimbulkan berbagai penyakit.


Sertu S. Tejosuseno juga menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung berbagai program dan kebijakan pemerintah, khususnya pembangunan di wilayah Kelurahan Gedongkiwo. Sinergi antara masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas diharapkan semakin kuat sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat ditangani secara bersama-sama.


Warga menyambut baik kegiatan Komsos tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian Babinsa terhadap kondisi lingkungan. Masyarakat juga menyatakan komitmennya untuk bersama-sama menjaga kerukunan, keamanan dan ketertiban di lingkungan RT 51 RW 10.


“Kegiatan Komsos seperti ini akan terus kami lakukan secara berkesinambungan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sangat penting untuk mengetahui situasi wilayah secara langsung, sehingga setiap perkembangan maupun permasalahan yang muncul dapat segera diantisipasi dan diselesaikan sejak dini,” ujar Sertu S. Tejosuseno.


“Kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah kekuatan kita. Kehadiran saya di sini untuk mendengar, bersilaturahmi dan bekerja sama demi kebaikan bersama, menciptakan lingkungan Gedongkiwo yang aman, tertib dan sejahtera,” pungkasnya.

Babinsa Patehan Tingkatkan Sinergi dengan Warga Tamansari Melalui Komsos

 

Yogyakarta – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Patehan Koramil 11/Kraton Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Serka Stefanus, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di kawasan Tamansari, Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Senin (14/9/2026).


Kegiatan Komsos tersebut dilaksanakan sebagai upaya Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi serta karakteristik lingkungan dan kehidupan masyarakat di wilayah binaannya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan, kebersihan, serta ketahanan wilayah.


Dalam kesempatan tersebut, Serka Stefanus menyampaikan bahwa kawasan Tamansari memiliki potensi besar sebagai salah satu destinasi wisata budaya di kawasan Kraton Yogyakarta. Tamansari merupakan kawasan bersejarah yang pada masa lalu digunakan sebagai tempat pemandian Sultan dan keluarga Keraton. Keberadaan cagar budaya tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta.


“Selain menjalin silaturahmi dengan warga, kami juga mengimbau masyarakat di sekitar Tamansari untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, baik fasilitas umum maupun lingkungan tempat tinggal. Cagar budaya yang ada juga perlu dirawat dan dijaga kelestariannya,” ujar Serka Stefanus.


Menurutnya, kebersihan dan kesehatan lingkungan merupakan kebutuhan penting yang harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan yang bersih dan terawat tidak hanya menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat, tetapi juga mendukung kenyamanan wisatawan serta menjaga kelestarian kawasan bersejarah.


Menghadapi musim kemarau dengan kondisi suhu udara yang cukup panas, Serka Stefanus juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Kerja sama dan kesadaran masyarakat dinilai penting untuk mencegah berbagai potensi permasalahan maupun bencana lingkungan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.


“Dengan kemampuan masyarakat dalam merawat dan menjaga lingkungan secara bersama-sama, kita dapat menciptakan wilayah yang bersih, sehat, nyaman dan aman. Hal ini juga dapat membantu meringankan tugas petugas kebersihan maupun tenaga kesehatan yang ada di lingkungan masyarakat,” pungkasnya.

Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar


Makassar – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin melaksanakan ziarah rombongan ke Makam Pangeran Diponegoro yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026).

Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam IV/Diponegoro sekaligus bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Pangeran Diponegoro.

Bagi Kodam IV/Diponegoro, ziarah ini memiliki makna yang lebih dari sekadar mengenang sejarah. Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang namanya diabadikan sebagai identitas Kodam, sehingga penghormatan kepada beliau menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara sejarah perjuangan dengan nilai-nilai yang menyertai pengabdian prajurit.

Pangeran Diponegoro lahir pada 11 November 1785 dan wafat di Makassar pada 8 Januari 1855. Pahlawan nasional tersebut dikenal karena memimpin perlawanan besar terhadap pemerintah kolonial Belanda dalam Perang Jawa yang berlangsung pada 1825–1830.

Perjuangannya meninggalkan keteladanan tentang keberanian, keteguhan dan kesetiaan pada perjuangan yang diyakini. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting untuk terus dikenang oleh setiap prajurit yang menyandang nama Diponegoro sebagai identitas kesatuannya.

Nama Pangeran Diponegoro kemudian diabadikan menjadi nama Kodam IV/Diponegoro yang dibentuk pada 5 Oktober 1950, dengan wilayah tanggung jawab di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sejak itu, nama Diponegoro terus menyertai perjalanan Kodam dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Semangat tersebut juga tercermin dalam sesanti Kodam IV/Diponegoro, “Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu”, yang bermakna lenyapnya segala bentuk kejahatan, hawa nafsu buruk, maupun rintangan, hingga terbuka jalan menuju kemenangan, kesejahteraan dan kedamaian.

Ziarah di tempat peristirahatan terakhir Pangeran Diponegoro menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas jasa perjuangannya sekaligus mengingat kembali keteladanan yang diwariskannya. Bagi prajurit Diponegoro, nama besar tersebut bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga kehormatan, keteguhan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

(Pendam IV/Diponegoro)

Senin, 14 September 2026

Pangdam IV/Diponegoro Tutup Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026


Surakarta – Open Tournament Cabang Olahraga Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026 resmi ditutup Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., di GOR Manahan, Jl. Adi Sucipto No.1, Kel. Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Minggu (13/9/2026).

Turnamen yang digelar selama tiga hari, 11–13 September 2026, tersebut bukan sekadar perebutan gelar juara. Gelanggang menjadi ruang pembuktian kemampuan, ketangguhan dan sportivitas sekaligus mempertemukan atlet dari unsur TNI, Polri dan masyarakat dalam satu kompetisi pencak silat.

Sebanyak 1.750 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut, terdiri atas 1.173 atlet putra dan 577 atlet putri, serta didukung 75 juri dan wasit. Besarnya partisipasi menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus menjadikan Open Tournament Piala Panglima TNI sebagai bagian dari upaya mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga pencak silat.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan prajurit TNI-Polri yang berhasil meraih juara, sekaligus mengingatkan peserta yang belum berhasil agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai akhir dari perjalanan.

Hasil pertandingan, menurut Panglima TNI, seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi setiap atlet. Ketika prestasi belum sesuai harapan, kekurangan tersebut perlu dijadikan pijakan untuk berlatih lebih keras dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Sebab, prestasi tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui latihan yang berulang, disiplin, evaluasi dan kemauan untuk terus meningkatkan kemampuan. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk atlet yang tangguh sekaligus prajurit yang memiliki daya juang tinggi.

Selain kompetisi, Open Tournament Piala Panglima TNI juga memiliki tujuan untuk membangun dan memelihara komunikasi antarpengurus organisasi olahraga di berbagai tingkatan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat. Interaksi tersebut diharapkan menciptakan ikatan yang harmonis, kompak serta memupuk jiwa korsa.

Semangat tersebut terlihat dari bersatunya atlet TNI, Polri dan masyarakat dalam satu arena pertandingan. Perbedaan latar belakang tidak menjadi sekat ketika seluruh peserta bertemu dalam semangat sportivitas, mengejar prestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.

Panglima TNI juga memberikan apresiasi kepada KONI daerah serta para pembina cabang olahraga yang telah berpartisipasi dengan mengikutsertakan atlet dan timnya dalam Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026.

Persaingan ketat selama tiga hari akhirnya menempatkan Kontingen Panglima Kumbang sebagai juara umum sekaligus kontingen terbaik, dengan raihan 35 medali emas, 40 perak dan 35 perunggu. Atas prestasi tersebut, kontingen juara umum memperoleh uang pembinaan sebesar Rp50 juta dan satu unit sepeda motor Honda Supra Revo Fit.

Sementara itu, pada kategori usia dini, posisi tiga besar ditempati Kradenan Fighter Club, PPS Jokotole Bangkalan dan SD Muhammadiyah 10 Tipes. Kategori pra remaja diraih Kradenan Fighter Club, Tapak Suci Ska dan Laskar Pandanaran. Untuk kategori remaja, tiga besar ditempati PSHT Pusat Madiun, Tapak Suci Surakarta dan SMA Muhi Karanganyar. 

Pada kategori dewasa, PSHT Pusat Madiun menjadi yang teratas, disusul Kodiklat AL A dan SMAgas Fighter Magetan. Sementara kategori TNI/Polri menempatkan Tim Garuda TNI AD sebagai juara pertama, diikuti Polda Jatim A dan Kodam Jayakarta A.

Capaian tersebut menjadi puncak dari persaingan selama tiga hari sekaligus menutup turnamen yang tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga mempertemukan semangat kompetisi, persaudaraan dan kebersamaan dalam satu gelanggang.

Panglima TNI turut menyampaikan penghargaan kepada Pangdam IV/Diponegoro dan jajaran Korem 074/Warastratama selaku koordinator penyelenggara, panitia serta seluruh pihak yang mendukung sehingga Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan lancar. 

Penutupan turnamen turut dihadiri Danlanud SMO Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., para pejabat utama Kodam IV/Diponegoro, Wakapolresta Surakarta AKBP Heru Eko Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Dispora Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto, S.STP., M.Si., Ketua Umum KONI Jawa Tengah Dr. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si., Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Tengah Harry Nuryanto, S.E., M.M., Ketua IPSI Kota Surakarta Ito Indrayana Rangga Wangi, atlet pencak silat berprestasi Denny Aprisani, para wasit, official, peserta serta unsur Korem 074/Warastratama dan jajaran lainnya. (Pendam IV/Diponegoro)

Danramil 06/MG dan Babinsa Wirogunan Kunjungi Poskamling FKDM Kampung Nyutran

Yogyakarta - Danramil 06/MG bersama Babinsa Kelurahan Wirogunan melaksanakan kegiatan Kunjungan Malam Poskamling Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Kampung Nyutran RW 21, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Jumat (11/9/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Kesra Kota Yogyakarta Bapak Agus Arif Nugroho, perwakilan Kesbangpol Kota Yogyakarta Ibu Nyke Lestari, SE, MM, Kapolsek Mergangsan, Mantri Anom Mergangsan, Kepala Puskesmas Mergangsan, KUA Mergangsan, Lurah Wirogunan, FKDM Mergangsan, Jaga Warga, Tuanggono Wirogunan, Ketua Kampung se-Kelurahan Wirogunan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, warga Kampung Nyutran, dan perwakilan gereja se-Kelurahan Wirogunan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Selanjutnya sambutan dari Lurah Wirogunan, Mantri Anom Mergangsan, dan Asisten Kesra Kota Yogyakarta. Kegiatan inti berupa dialog dan diskusi bersama warga terkait situasi keamanan lingkungan serta penguatan peran FKDM dalam deteksi dini potensi gangguan kamtibmas di wilayah.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan penuh kekeluargaan. Dengan adanya kunjungan ini diharapkan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat semakin solid dalam menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Kelurahan Wirogunan.

‎Kodim Jogja Terima Sosialisasi Opsgaktib dan Lima Pilar Keselamatan Berkendara dari Denpom IV/2 Yogyakarta

‎Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan serta tertib berlalu lintas bagi prajurit dan ASN, Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta melaksanakan Sosialisasi Operasi Penegakan dan Penertiban (Opsgaktib) di Makodim 0734/Kota Yogyakarta, Jalan AM Sangaji No. 55, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, Senin (14/9/2026).

‎Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin Lettu CPM Sugeng Haryanto selaku Dan Unit Gakkum Wal Denpom IV/2 Yogyakarta dan diikuti oleh personel Kodim 0734/Kota Yogyakarta. Turut hadir Mayor Inf Haryanto, S.Ag., selaku Pasi Intel Kodim 0734/Kota Yogyakarta, para Pasi dan Danramil, prajurit serta ASN Kodim 0734/Kota Yogyakarta, serta lima personel Denpom IV/2 Yogyakarta.

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan apel persiapan, dilanjutkan pengarahan dan sosialisasi dari personel Denpom IV/2 Yogyakarta. Setelah itu, dilaksanakan pengecekan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi berikut kelengkapan administrasi milik personel Kodim 0734/Kota Yogyakarta.

‎Dalam arahannya, Lettu CPM Sugeng Haryanto menyampaikan apresiasi atas kerja sama Kodim 0734/Kota Yogyakarta dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Opsgaktib.

‎“Adapun maksud dan tujuan kami adalah bersama-sama melaksanakan perintah pimpinan dalam pelaksanaan program kerja satuan. Selain itu, sesuai tugas pokok dan fungsi kami, hari ini kami melaksanakan sosialisasi lima pilar keselamatan berkendara,” jelasnya.

‎Lima pilar keselamatan berkendara yang disosialisasikan meliputi penggunaan helm dengan benar dan memastikan helm terpasang serta terkunci dengan baik, berdoa sebelum berkendara, tidak memacu kendaraan secara berlebihan dan selalu mengutamakan keselamatan, menjaga konsentrasi serta kewaspadaan selama berkendara, dan memastikan kondisi kendaraan serta kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK.

‎Lettu CPM Sugeng Haryanto juga menegaskan bahwa apabila dalam pemeriksaan ditemukan catatan atau ketidaksesuaian administrasi, baik pada kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi, hasil pemeriksaan tersebut akan disampaikan kepada satuan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

‎“Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh personel semakin tertib, disiplin, dan memahami pentingnya keselamatan dalam berkendara, baik menggunakan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi,” tambahnya.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan dan kelengkapan administrasi personel oleh Denpom IV/2 Yogyakarta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

‎Dandim Jogja Pimpin Apel Pagi Keliling, Bersihkan Jalan Prawirotaman

‎Yogyakarta – Kodim 0734/Yogyakarta mengawali pelaksanaan apel pagi keliling dengan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Dipimpin langsung Komandan Kodim 0734/Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., sekitar 90 personel melaksanakan pembersihan di sepanjang Jalan Prawirotaman, Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (14/9/2026).

‎Kegiatan apel pagi keliling tersebut merupakan bagian dari upaya Kodim 0734/Yogyakarta memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program Jogja Clink.

‎Sebelum melaksanakan kegiatan, seluruh personel mengikuti apel pengecekan yang dipimpin Dandim. Dalam arahannya, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., menyampaikan sasaran dan teknis pelaksanaan pembersihan yang difokuskan pada rumput liar serta sampah organik dan anorganik di sepanjang Jalan Prawirotaman.

‎Usai apel, seluruh personel langsung bergerak melaksanakan kerja bakti. Dengan membawa peralatan kebersihan, personel Kodim membersihkan sisi jalan dan lingkungan sekitar dari rumput liar serta berbagai jenis sampah yang dapat mengganggu kebersihan dan kenyamanan kawasan.

‎Dandim menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi awal dari pelaksanaan apel pagi Kodim 0734/Yogyakarta yang kini dilaksanakan secara keliling di luar lingkungan kantor.

‎“Apel pagi Kodim 0734/Yogyakarta mulai dilakukan secara keliling di luar lingkungan kantor dengan menyasar seluruh 45 kelurahan yang ada di wilayah Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan langkah inovatif untuk mendekatkan personel TNI dengan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap kebersihan lingkungan,” jelasnya.

‎Menurutnya, pelaksanaan apel pagi keliling juga menjadi bentuk dukungan Kodim terhadap upaya menjaga Kota Yogyakarta agar semakin bersih, rapi, nyaman, dan memiliki lingkungan yang terpelihara dengan baik.

‎Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi personel Kodim untuk lebih mengenal kondisi wilayah secara langsung serta membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat di setiap wilayah yang menjadi sasaran.

‎“Harapannya, lingkungan yang bersih dan nyaman dapat semakin meningkatkan daya tarik Kota Yogyakarta bagi wisatawan. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, tentu diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat yang bergerak di sektor pariwisata, perdagangan, jasa, dan usaha kecil,” tambah Dandim. 

‎Pelaksanaan apel pagi keliling selanjutnya akan dilakukan secara bergantian di seluruh 45 kelurahan se-Kota Yogyakarta. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

‎Melalui kegiatan ini, Kodim 0734/Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah serta seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan Kota Yogyakarta yang semakin bersih, nyaman, aman, dan kondusif.

Minggu, 13 September 2026

Babinsa Purwokinanti Hadiri Sosialisasi Penegakan Perda tentang Pengendalian Narkoba dan Minuman Beralkohol


Yogyakarta – Babinsa Kelurahan Purwokinanti Koramil 05/Pakualaman, Serda Thofan Purnomo, menghadiri kegiatan Sosialisasi Penegakan Peraturan Daerah (Perda) dengan tema “Mewujudkan Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat Kelurahan Purwokinanti melalui Pengendalian Peredaran Narkoba dan Konsumsi Minuman Beralkohol”, bertempat di Gedung Bumi Putera, Jalan Bintaran Wetan, Gunungketur, Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Satpol PP Kota Yogyakarta dan dihadiri sekitar 80 warga masyarakat Kelurahan Purwokinanti. Sosialisasi dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketenteraman dan ketertiban lingkungan, khususnya dalam mencegah peredaran narkoba serta penyalahgunaan minuman beralkohol.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Eko Suwanto, S.T., M.Si., Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Bagas Senoadji, ATD., M.T., serta narasumber dari BNN Provinsi DIY Dwi Fitriya.

Turut hadir Lurah Purwokinanti, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Purwokinanti, Ketua LPMK/Pinituwo Tuwanggono Purwokinanti, para Ketua Kampung se-Kelurahan Purwokinanti, Ketua PKK, Ketua TPPK, serta Ketua RW 02, RW 03 dan RW 04 Kelurahan Purwokinanti.

Dalam penyampaiannya, narasumber memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta dampak negatif konsumsi minuman beralkohol terhadap keamanan, ketertiban dan kehidupan sosial masyarakat.

Keikutsertaan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib dan kondusif.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami peraturan yang berlaku serta turut berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba dan penyalahgunaan minuman beralkohol di wilayah Kelurahan Purwokinanti.

 

Babinsa Laksanakan Donor Darah Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap Sesama


Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, Babinsa Kelurahan Demangan Sertu Triwinarto melaksanakan kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh RRI dalam rangka bulan bakti RRI tahun 2026, bertempat di Auditorium RRI Jln. Afandi Gejayan Yogyakarta, Minggu (13/09/2026).

Kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh anggota TNI, Polri, ASN, masyarakat serta berbagai unsur lainnya. Babinsa turut berpartisipasi secara langsung dengan mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Triwinarto menyampaikan bahwa donor darah merupakan kegiatan sosial yang sangat bermanfaat bagi sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

“Donor darah merupakan bentuk kepedulian kita kepada sesama. Setetes darah yang kita berikan dapat membantu menyelamatkan kehidupan orang lain,” ungkap Sertu Triwinarto.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui kegiatan donor darah ini diharapkan dapat membantu ketersediaan stok darah serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan.

 

Babinsa Komsos Dengan Mitra Karib Di Wilayah


Yogyakarta - Babinsa Koramil 13/Ngampilan Sertu Sigit, Kodim 0734/Kota Yogyakarta kelurahan Notoprajan kemantren ngampilan melaksanakan Komsos dengan mitra karib dengan Bapak Hartono di Jl. KH Wahid Hasyim No. 7, Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, (13/09/2026). 

Membangun komunikasi dengan komponen masyarakat binaan merupakan bagian dari usaha untuk membentuk suatu ikatan keakraban yang kuat serta dapat membantu dalam kegiatan Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan yang memiliki peran penting sebagai ujung tombak satuan teritorial dalam mewujudkan tujuan pembinaan teritorial yaitu menciptakan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Salah satu bentuk kegiatan yang paling efektif dalam menjalin kekompakan dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat adalah dengan melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama mitra karib yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi koordinasi dan komunikasi.

Babinsa bersama masyarakat merupakan mitra karib yang tentunya saling membantu dalam setiap kegiatan baik dalam hal tugas dan tanggung jawab membangun daerah, juga dapat membantu dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah binaan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 13/Ngampilan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu Sigit dalam melaksanakan Komsos dengan mitra karib guna meningkatkan komunikasi dan silaturahmi guna mendukung terlaksananya tugas pembinaan teritorial.

“Sebagai Aparat Komando Kewilayahan kami sebagai Babinsa harus mampu merangkul setiap elemen yang ada di wilayah yang tentunya dapat dimanfaatkan untuk mendukung terlaksananya kegiatan pembinaan Teritorial,” jelas Sertu Sigit.

“Keberhasilan Pembinaan Teritorial Babinsa di wilayah binaan sangat diperlukan dukungan dan partisipasi masyarakat sehingga sangat penting bagi seorang Babinsa untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam bermasyarakat dan bersosialisasi dengan semua elemen yang ada di wilayah,” tambahnya.