Yogyakarta
- Kodim 0734/Kota Yogyakarta menggelar display Ransus Maung dan sosialisasi
rekrutmen Calon Prajurit TNI AD di depan Monumen Serangan Umum 1 Maret jalan
Pangurakan Titik Nol Kilometer, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Minggu
(27/04/2025).
Pgs.
Pasi Pers Mayor Cpm (K) Septi Rahmawati, S.H., M.H., mengatakan Monumen
Serangan Umum 1 Maret merupakan salah satu tempat destinasi wisata di
Yogyakarta yang lokasinya berdekatan dengan Museum Benteng Vredeburg dan Titik
Nol Km sehingga banyak dikunjungi wisatawan. Dengan tempat yang ramai
dikunjungi oleh berbagai kalangan, sehingga sosialisasi akan menjangkau lebih
banyak orang, termasuk calon prajurit potensial.
“Dengan
berbagai kegiatan yang menarik dan interaktif, sosialisasi di tempat wisata
menjadi daya Tarik tersendiri dan juga akan menjadi pengalaman yang tak
terlupakan bagi para pengunjung, diharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan
minat mereka khususnya kaum muda untuk bergabung dengan TNI,” tuturnya.
Mayor
Cpm (K) Septi Rahmawati, S.H., M.H., juga mengungkapkan dengan tegas bahwa
masuk TNI itu gratis tidak dipungut biaya sepeserpun. Untuk jadwal pendaftaran
Catar Akademi TNI 3 Maret-17 April 2025 website
https://taruna.rekrutmen-tni.mil.id/, Bintara TNI AD 15 Maret-1 Juni 2025
validasi di Ajendam IV/Diponegoro 20 Mei-3 Juni 2025 website
https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/ sedangkan Tamtama TNI AD Gelombang II Tahun
2025 dibuka 20 Maret-13 Juli 2025 validasi di Ajendam IV/Diponegoro 1 Juli-12
Juli 2025 website https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/.
“Untuk
proses penerimaan TNI AD 2025 adalah gratis, tidak dipungut biaya sepeserpun,
adapun syaratnya antara lain sehat jasmani dan rohani, bebas Narkoba, tidak
berkaca mata, usia maksimal 22 Th pada tanggal 1 Agustus 2025, tinggi badan
minimal 163 Cm dan belum menikah, Pendaftaran dapat dilakukan secara online
melalui website resmi rekrutmen TNI AD,” ungkap Mayor Septi.
Selain
itu untuk lebih menarik perhatian pengunjung, kegiatan sosialisasi diadakan
dengan menggunakan pakaian militer dan background mobil Ransus Maung yang mana
pengunjung dibolehkan untuk berfoto. Hal ini dapat membantu membangun citra
positif TNI di mata masyarakat, karena terlihat bahwa TNI juga terlibat dalam
kegiatan yang positif dan menyenangkan.