Yogyakarta - Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1447 H, Komando Distrik Militer 0734/Kota Yogyakarta bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, menggelar sholat Subuh Berjamaah dan tradisi Munggahan. Sebuah momen spiritual yang menyentuh hati mewarnai Masjid Siti Djirzanah Jl. Margo Mulyo No.25, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selasa (17/02/2026).
Kegiatan Munggahan ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur, yang melambangkan proses kenaikan atau peningkatan kualitas iman dan diri dari bulan Sya'ban menuju bulan Ramadhan yang lebih suci. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, alim ulama, tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., menagatakan bahwa, kegiatan Munggahan ini bukan sekadar tradisi makan bersama atau berkumpul semata. Bagi kita di keluarga besar Kodim 0734/Kota Yogyakarta, ini adalah momentum untuk membersihkan hati.
“Sebagai manusia dan rekan kerja, tentu dalam keseharian tugas ada kekhilafan, kata-kata yang kurang berkenan, atau instruksi yang dirasa berat. Oleh karena itu, di tempat yang mulia ini, mari kita saling memaafkan agar kita dapat melangkah ke bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan ringan,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut Dandim juga berpesan kepada seluruh anggota agar menjaga keseimbangan dalam beribadah dan tugas, serta menjaga pola hidup sederhana dan memperbanyak kepedulian sosial terhadap sesama.
“Jadikan puasa sebagai penyemangat, bukan alasan untuk menurunkan produktivitas dalam bertugas menjaga keamanan wilayah di Kota Yogyakarta. Mari kita tingkatkan sinergitas dengan Polri dan masyarakat untuk menjaga kenyamanan ibadah umat Muslim di wilayah kita,” tambahnya.
Mengakhiri kata sambutan Kolonel Arif Setiyono mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan kita semua diberikan kekuatan hingga hari kemenangan nanti.
Ustadz Abang Muhammad Daliil Maulana S.S., M.A., dalam tausiyahnya mengingatkan arti penting ibadah Puasa diantaranya mengajarkan untuk jujur, amanah, dan tidak korupsi waktu maupun harta, karena rasa takut kepada Allah (Taqwa). Puasa juga mengajarkan kita untuk menahan amarah dan tidak berbuat batil, menjadikan kita lebih tenang dan fokus dalam mengambil keputusan saat bekerja.
Melalui tema Hikmah Ramadhan Dan Kesiapan Spiritual Dalam Mengemban Tugas, mari kita jadikan Ramadhan tahun 1447 H ini sebagai sarana peningkatan spiritual yang berdampak pada peningkatan kinerja. Semoga puasa kita menghasilkan pribadi yang bertakwa, jujur, sabar, dan memiliki etos kerja tinggi, sehingga amanah yang kita emban dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar