Kamis, 02 Juli 2026

Babinsa Pakuncen Turun Langsung Dampingi Verifikasi Lapangan, Perkuat Upaya Percepatan Penanganan Stunting

 

Yogyakarta – Komitmen mendukung percepatan penanganan stunting terus diwujudkan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Kelurahan Pakuncen Koramil 10/Wirobrajan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Serda Agus Purwanto melaksanakan pendampingan dan pemantauan verifikasi lapangan bersama tim Puskesmas, kader kesehatan, serta perangkat Kelurahan Pakuncen, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Kamis (2/7/2026).

 

Kegiatan verifikasi lapangan ini bertujuan memastikan validitas data balita, ibu hamil, serta keluarga berisiko stunting sebagai dasar pelaksanaan program intervensi yang tepat sasaran. Dengan data yang akurat, upaya pencegahan dan penanganan stunting diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

 

Dalam kegiatan tersebut, Serda Agus Purwanto bersama tim mendatangi rumah-rumah warga yang masuk dalam data sasaran. Selain melakukan verifikasi, tim juga memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola asuh yang baik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah preventif untuk mencegah stunting sejak dini.

 

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan seluruh program intervensi dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat RT dan RW secara optimal.

 

Serda Agus Purwanto menegaskan bahwa TNI akan terus mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk penanganan stunting.

 

"Kami hadir untuk mendampingi, memantau, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dengan petugas kesehatan. Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap Kelurahan Pakuncen dapat terbebas dari stunting sehingga anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi yang berkualitas," ujarnya.

 

Melalui kegiatan verifikasi lapangan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya pencegahan stunting. Sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar