Yogyakarta - Sebagai bentuk
kepedulian, dukungan moril, dan untuk mempererat silaturahmi dengan warga
binaan yang sedang berduka. Kegiatan ta’ziah ini juga merupakan momentum untuk
mendoakan almarhum/almarhumah, serta membangun kedekatan dan komunikasi sosial
antara TNI dan masyarakat di wilayah.
Seperti halnya yang dilakukan
Babinsa Kelurahan Gedongkiwo, Koramil 09/Mantrijeron Kodim 0734/Kota
Yogyakiarta, Peltu Zuhri Martono melaksanakan Takziah/Melayat di rumah Bapak
Prayitno bin Reso Sukarto (62) yang meninggal pada hari Selasa, 14 Oktober 2025
Pukul 13.55 Wib, beralamatkan di Suryowijayan MJ. 1/355 RT. 23 RW.
07 Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Selasa
(14/10/2025).
Babinsa Kelurahan Gedongkiwo,
Peltu Zuhri Martono mengatakan, Ta’ziah di keluarga orang yang meninggal
merupakan hal yang dianjurkan agama. Karena di dalamnya terdapat kebaikan.
Yakni mengurangi beban kesedihan dan menguatkan hati keluarga orang yang
meninggal. Saat mereka berkabung, kita juga ikut merasakan kesedihan mereka.
“Seperti saat ini, kita
melaksanakan takziah sekaligus kita juga melakukan silaturahmi kepada para
takziah dan sekalian menguatkan keluarga yang di tinggalkan karena keluarga
yang di pastikan merasa duka yang mendalam dengan kepergian almarhum,”
tambahnya.
“Selain itu Takziah menjadi
sarana untuk berkomunikasi dua arah dengan warga dan mendapatkan informasi
mengenai perkembangan di wilayah binaan,” pungkas Zuhri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar