Yogyakarta - Keterlibatan Babinsa dalam penataan dan penerapan zonasi di terminal merupakan wujud nyata dari fungsi pembinaan teritorial (binter) TNI AD untuk mendukung pemerintah daerah menciptakan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan fasilitas publik, dalam hal ini Babinsa Kelurahan Giwangan Koramil 07/Umbulharjo Sertu Hartono turut serta dalam kegiatan tersebut, Rabu (7/10/2026).
Sinergi dan Koordinasi Lintas Sektor, Babinsa terlibat dan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Kepolisian (Bhabinkamtibmas), serta pengelola UPTD Terminal. Kehadiran Babinsa memastikan bahwa implementasi aturan penataan zonasi di lapangan berjalan selaras dengan rencana tata ruang dan kebijakan wilayah setempat sesuai tanggung jawab wilayah Babinsa setempat.
Sertu Hartono mengatakan penerapan zonasi baru sering kali menghadapi resistensi dari pedagang asongan, sopir angkutan umum, atau calon penumpang yang belum terbiasa, dalam hal ini Babinsa melakukan pendekatan humanis untuk mengedukasi warga sekitar terminal mengenai pentingnya pemisahan zona demi ketertiban bersama.
Selain itu Babinsa berperan dalam mendeteksi dini mengantisipasi konflik yang bisa timbul di karenakan terminal rentan terhadap praktik pungutan liar (pungli), aksi premanisme, maupun konflik antar-penyedia jasa transportasi, sebagai ujung tombak komando kewilayahan, Babinsa melakukan deteksi dini untuk menjaga stabilitas keamanan selama proses penataan berlangsung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar