Yogyakarta - Pemerintah
Kota Yogyakarta terus menggencarkan gerakkan Zero Sampah Anorganik yang
digencarkan lagi mulai Maret 2025, gerakan itu diperkuat dengan adanya
instruksi Walikota Yogyakarta yang meliputi membersihkan depo sampah,
mengalihkan dana pengadaan mobil dinas baru untuk membeli gerobak sampah,
mengoptimalkan depo dan penyisiran sampah di jalan, menargetkan transformasi pembuangan
mandiri menjadi melalui peng gerobak atau transporter pada Maret 2025, dan
mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Babinsa Kelurahan Semaki
Koramil 07/Umbulharjo Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Sertu Suharyanto mendatangi
Depo Sampah yang ada di Jalan Andong Mandala Krida, Kelurahan Semaki, Kemantren
Umbulharjo untuk memastikan bahwa sosialisasi Zero Sampah Anorganik sudah
berjalan sesuai yang diharapkan, saat sekarang masih ada toleransi pembuang
sampah mandiri dan mulai April harus melalui pang gerobak yang ada di setiap
wilayah RT dan RW, Minggu (23/3/2025).
Menurut Sertu Suharyanto,
gerakan itu dibuat untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) karena kondisinya hampir penuh, dan langsung di buang ke
mobil pengangkut sampah yang disediakan DLH.
“Tujuan
yang baik ini harus di dukung oleh semua lapisan masyarakat dari tingkat bawah
atau rumah tangga, pemulung, atau juga petugas yang ada di depo sampah,"
pungkas Babinsa.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar