Yogyakarta – Dalam rangka menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di kawasan kampung wisata, Babinsa Kelurahan Patehan Koramil 11/Kraton Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Serka Mizan, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama guide wisata Tamansari Kraton, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Babinsa untuk menjalin komunikasi dan mempererat hubungan dengan para pelaku wisata di wilayah binaannya. Selain membahas situasi keamanan dan ketertiban, Komsos juga menjadi sarana untuk bertukar informasi mengenai perkembangan destinasi wisata, tempat kuliner yang ramai dikunjungi wisatawan, serta berbagai potensi wisata dan sejarah yang ada di Kemantren Kraton.
Serka Mizan mengatakan, keberadaan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara memberikan peluang besar dalam memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat mengenai sejarah serta budaya Yogyakarta.
“Wisatawan dapat melihat secara langsung bangunan-bangunan peninggalan Kraton Yogyakarta, baik yang berada di kawasan Kraton, Tamansari maupun sejumlah situs bersejarah lainnya. Keberadaan guide wisata sangat membantu wisatawan dalam memperoleh informasi sejarah sekaligus menikmati perjalanan wisata dengan lebih nyaman,” ujar Serka Mizan.
Menurutnya, kemampuan para guide dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing juga menjadi nilai tambah dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Eropa dan Asia. Dengan pendampingan guide, wisatawan dapat lebih mudah memahami sejarah, budaya, serta nilai-nilai yang terkandung dalam berbagai bangunan peninggalan Kraton Yogyakarta.
Selain memberikan pengalaman bagi wisatawan mancanegara, wisata sejarah juga memiliki peran penting dalam meningkatkan wawasan masyarakat lokal, khususnya generasi muda, agar semakin mengenal dan ikut menjaga warisan budaya yang ada di Kota Yogyakarta.
Serka Mizan menambahkan, keberadaan kampung wisata tidak terlepas dari peran aktif masyarakat sekitar. Keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan, keamanan, kelestarian bangunan bersejarah, serta mengembangkan potensi wisata menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan wisata yang nyaman, inklusif, dan ramah lingkungan.
“Dengan sinergi antara masyarakat, pelaku wisata, guide, dan aparat kewilayahan, diharapkan potensi wisata di Kemantren Kraton dapat terus berkembang tanpa meninggalkan nilai sejarah dan budaya yang menjadi identitas Yogyakarta,” pungkasnya.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar