Yogyakarta - Forum Pembauran kebangsaan (FPK) kemantren Kraton menggelar acara rapat tentang Penguatan Kelembagaan Etnis dan Suku di Pendopo Maduganda Kemantren Kraton yang dihadiri oleh tokoh masyarakat Kemantren Kraton. Kamis. (18/6/2926).
Acara Diklat pembaharuan bertemakan "Menumbuhkan Semangat kebangsaan Menuju Nasionalisme" diharapkan dapat meningkatkan nasionalisme Bangsa melalui diskusi berbagai tokoh masyarakat dari berbagai lintas Etnis dan Suku,
Acara FKP Kemantren Kraton dihadiri oleh KRT Jatiningrat, S.H (Romo Tirun Parwito) selaku tokoh masyarakat Kraton, Kyi Sutikno dari FKP kota Yogyakarta, tokoh masyarkat suku/etnis di wilayah Kemantren Kraton, Serka Dandun dan Serka Agus Babinsa Koramil 11/Kraton Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Bhabinkamtibmas dan Asrama Daerah di wilayah Kemantren Kraton.
Menurut KRT Jatiningrat, sesuai dengan kondisi wilayah Indonesia mempunyai penduduk dari berbagai macam Suku, Etnis, Bahasa, Budaya yang berbeda dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam dengan tingkat keanekaragaman budaya atau tingkat heterogenitasnya yang cukup tinggi dan sangat rentan terhadap konflik.
“Masalah yang bisa muncul karena konflik Etnis, perlakuan ataupun kebijakan diskriminatif, hubungan eksploitatif, perlakuan tak adil yang tak disengaja, kesalahpahaman, marjinalisasi, intoleransi, ujaran kebencian, radikalisme, hoax, dll. Maka dari itu perlu adanya pembauran antar suku dan etnis agar fanatisme kesukuan dan etnis tidak memicu konflik sekecil apapun persoalan sosial terkait pembauran harus segera diselesaikan agar tidak menjadi besar,” ungkapnya,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar