Yogyakarta– Dandim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., dukung normalisasi Sungai Code, wujud sinergi menata Sungai demi keselamatan dan kesejahteraan warga. Proyek normalisasi kawasan hulu dan hilir Sungai Code ini diawali dengan acara Kick Off Normalisasi Sungai Code yang berpusat di kawasan Rusun Taman Madani Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Bersih Sungai Kota Yogyakarta ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)., Dandim 0734/Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., serta Plt. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Parlinggoman Simanungkalit, A.T., M.PSDA.
Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti, M.T., menjelaskan bahwa normalisasi ini dipicu dari hasil evaluasi kegiatan susur sungai sebelumnya dari kawasan Hotel Tentrem hingga Kewek. Ditemukan bahwa sedimentasi yang tinggi di bagian tengah sungai membuat aliran dangkal, sehingga belum layak untuk dioptimalkan sebagai jalur wisata air maupun arung jeram.
"Pekerjaan pengerukan sedimen akan dimulai dari kawasan Madani menuju arah utara hingga kawasan Hotel Tentrem. Kami sangat mengapresiasi BBWS Serayu Opak yang memfasilitasi alat-alat berat di tahap awal ini, serta kesadaran masyarakat bantaran yang secara sukarela ikut menata dan membersihkan area tepi sungai," ujar Umi Akhsanti.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa kebersihan sungai adalah cerminan dari peradaban dan budaya masyarakatnya. Ia menyoroti tantangan di lapangan, mulai dari akses pemukiman yang padat, karakteristik sedimen yang bercampur sampah domestik, hingga keberadaan bangunan liar di sepanjang sempadan.
"Sungai adalah urat nadi kesejahteraan dan kesehatan kita. Badan sungai seyogyanya tidak boleh dimanfaatkan untuk hal lain selain aliran air. Normalisasi ini penting untuk mengembalikan fungsi alamiah sungai guna mencegah potensi banjir, sekaligus membuka peluang ekonomi baru lewat potensi wisata arung jeram di masa depan," tegas Wali Kota.
Ditempat yang sama, Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., menyatakan mendukung dan siap bersinergi demi membantu Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mewujudkan Sungai Code yang bersih, dan rapi.
Acara pembukaan ditandai dengan prosesi simbolis penerjunan alat berat ekskavator kecil ke aliran Sungai Code. Usai seremonial, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pengerukan sedimen secara masif yang dibantu oleh aksi gotong royong kerja bakti dari personel TNI, Satpol PP, perangkat kemantren, komunitas relawan, serta mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar