Yogyakarta – Dalam rangka memperkuat komitmen bersama dalam
upaya percepatan penurunan angka stunting, Danramil 08/Kotagede, Kodim
0734/Kota Yogyakarta Kapten Inf Restu Sujoko menghadiri kegiatan Gerakan Cegah
Stunting yang diselenggarakan di Pendopo Kemantren Kotagede. Jumat
(20/06/2025).
Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor
di wilayah Kemantren Kotagede, dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Hadir
dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta,
perwakilan DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Dinas Pertanian Kota Yogyakarta, Mantri
Pamong Praja Kota Yogyakarta, Kapolsek Kotagede yang diwakili Panit Bimas,
Kepala KUA Kotagede, Kapus Kotagede 1 dan 2, jajaran PKK Kemantren Kotagede,
Lurah se-Kemantren Kotagede, serta perwakilan ibu-ibu Baduta se-Kemantren
Kotagede.
Adapun susunan kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan
lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari Kepala Dinas
Kesehatan Kota Yogyakarta yang menegaskan pentingnya sinergi antar instansi
dalam menangani stunting sejak dini.
Mantri Pamong Praja Kotagede Yogyakarta, menekankan pentingnya
peran pemerintah dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif terhadap
bahaya stunting dan pentingnya gizi seimbang.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh
narasumber dr. An Nisa yang memberikan edukasi mengenai penyebab, dampak, serta
upaya pencegahan stunting melalui pola asuh dan pola makan yang tepat,
khususnya pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Sesi tanya jawab turut
dimanfaatkan peserta untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung mengenai
masalah yang dihadapi di lapangan.
Kapten Inf Restu Sujoko menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan ini, serta menegaskan dukungan TNI khususnya Koramil
08/Kotagede dalam membantu program-program kesehatan masyarakat, termasuk
pencegahan stunting.
“Kami siap mendukung segala bentuk kegiatan sosial yang
bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Stunting
adalah persoalan serius yang harus kita tangani bersama secara berkelanjutan,”
ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen bersama dari seluruh
peserta untuk terus bergerak aktif dalam upaya pencegahan stunting di wilayah
masing-masing.