JOGJA - Gizi buruk atau Stunting sering terjadi pada anak akibat kurangnya asupan gizi mulai dari kandungan hingga berumur 2 tahun, pertumbuhan anak tidak sesuai dengan usianya, ukuran tubuh anak biasanya lebih pendek, kecil dan kurus.
Hal ini membuat Babinsa Kelurahan Warungboto memantau secara langsung anak stunting atas nama Soffiyah senja maheswari, di Glagahsari Uh 4 RT 23 RW 5 Warungboto, dan M Abiya Agya di jalan janturan RT 19, Warungboto Umbulharjo, Rabu (14/12/2022).
Melalui kegiatan Komunikasi Sosial atau Komsos, Babinsa memberikan edukasi dan sosialisasi tetang pencegahan stunting kepada warga yang dimulai dari calon pengantin dan orangtua juga diarahkan untuk rajin berkonsultasi kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Puskesmas agar bila lahir seorang anak tidak berdampak stunting.
Babinsa Serka Zaeni menghimbau kepada warga, Stunting sangat
perlu mendapatkan perhatian khusus, tindakan pencegahan sedini mungkin untuk
meminimalisir terjadinya kenaikan angka stunting demi masa depan anak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar